SBY Disebut Minta Proyek KTP-el tak Berhenti

Damar Iradat    •    Kamis, 25 Jan 2018 16:08 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
SBY Disebut Minta Proyek KTP-el tak Berhenti
Suasana sidang KTP-el dengan terdakwa Setya Novanto - Medcom.id/Damar Iradat.

Jakarta: Mantan politikus Partai Demokrat Mirwan Amir menyebut proyek kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) merupakan kepentingan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono saat itu. Mirwan bilang SBY menyuruh proyek KTP-el dilanjutkan.

Dalam sidang dengan terdakwa Setya Novanto, pengacara terdakwa, Firman Wijaya mempertanyakan tindakan Mirwan yang sempat menyampaikan pada SBY supaya proyek KTP-el dihentikan. Dia membenarkan hal itu. 

"Iya (pernah sampaikan) di Cikeas," ungkap Mirwan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Januari 2018.

Mirwan mengatakan awalnya pengusaha Yusnan Salihin menyampaikan kepadanya kalau proyek KTP-el bermasalah. Yusnan juga sempat mengirimkan surat yang ditujukan kepada pemerintahan era SBY.

(Baca juga: Novanto Masih Kumpulkan Fakta Keterlibatan Pihak Lain)

Berselang beberapa waktu Mirwan menghadiri sebuah acara di Cikeas, kediaman SBY. Saat itu, Mirwan memberitahu supaya proyek dihentikan.  
Terkait informasi itu, Mirwan bilang, Presiden ke-VI RI itu ingin proyek tetap berlanjut. "Tanggapannya dari Bapak SBY bahwa ini kita untuk menuju pilkada, jadi proyek ini diteruskan," ujar Mirwan.

Namun, Mirwan mengaku tidak tahu alasan SBY ngotot supaya proyek tetap berjalan. "Posisi saya kan orang biasa saja. Tidak punya kekuatan untuk menyetop program KTP-el, tapi saya sudah sampaikan itu atas saran dari Pak Yusnan Solihin," beber dia. 


 


(REN)