Polisi Temukan Sajam dari Massa Penyerang Kemendagri

Deny Irwanto    •    Rabu, 11 Oct 2017 22:54 WIB
penyerangan kantor kemendagri
Polisi Temukan Sajam dari Massa Penyerang Kemendagri
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 15 orang ditangkap karena aksi penyerangan dan perusakan properti di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Polisi menemukan senjata tajam dari 15 pelaku tersebut.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Senjata itu ditemukan penyidik saat memeriksa salah satu oknum yang ditangkap.

"Dia untuk menjaga diri saja dan juga sudah kita amankan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 11 Oktober 2017.

Argo menjelaskan, massa yang melakukan penyerangan di Kemendagri berasal dari sejumlah mahasiswa dan pekerja asal Papua yang berada di Jakarta. Polisi menduga, jumlah massa yang berkumpul di sana sebanyak 30 orang.

"15 (orang) ktia amankan di sini (Polda Metro Jaya)," tambah Argo.

Argo mengatakan, 15 orang yang ditangkap masih berstatus saksi. Polisi akan mendalami peran masing-masing dalam penyerangan dan perusakan di Kemendagri.

Penyidik memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status belasan oknum tersebut.

"Masih saksi nanti kita periksa apakah dia melakukan pelanggaran atau tidak di situ," pungkas Argo.

Sekelompok warga Tolikara, Papua, mengamuk di kantor Kementerian Dalam Negeri. Mereka marah karena tak bisa bertemu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Massa menggeruduk kantor Kemendagri untuk meminta penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati Tolikara terpilih, Usman Wanimbo – Dinus Wanimbo. Setelah menyusup ke dalam, mereka mengamuk sejadi-jadinya.

Mereka menumpahkan amarah dengan merusak berbagai fasilitas dan kendaraan yang terparkir di halaman Gedung A Kemendagri. Empat pegawai Kemendagri ikut menjadi korban. Delapan orang ditangkap.


(DRI)