Perlindungan Rizieq Buktikan Pemerintah Tak Pandang Bulu

Arga sumantri    •    Kamis, 08 Nov 2018 19:41 WIB
pornografi
Perlindungan Rizieq Buktikan Pemerintah Tak Pandang Bulu
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga - Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Pemerintah Indonesia memberikan pendampingan terhadap Rizieq Shihab menghadapi kasusnya dengan otoritas Arab Saudi. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, menilai itu sebagai bentuk pemerintah tak pandang bulu melindungi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

"Karena bagaimanapun Habib Rizieq tetap seorang WNI yang (tetap harus) dilindungi pemerintah," kata Arya di Posko Cemara 19 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis,  8 November 2018. 

Arya menilai ada pelajaran yang bisa diserap terkait kasus Rizieq di Arab Saudi. Salah satunya, cara Arab Saudi menafsirkan sebuah bendera yang juga sempat jadi perdebatan di Tanah Air. 

"Itu cermin bagaimana ada penolakan juga. Ada kemiripan terhadap penolakan bendera tersebut," ungkap Politikus Perindo itu. 

Bagi Arya, pemerintah sudah menjalankan kewajibannya untuk melindungi WNI yang kena masalah di luar negeri. Ia berharap situasi ini bisa membuka mata banyak pihak, terutama yang memiliki sentimen negatif terhadap pemerintah.  

"Pemerintah Indonesia tetap memfasilitasi dan tetap berjuang untuk Habib Rizieq," tutur dia. 

Rizieq sempat ditahan aparat keamanan Arab Saudi untuk dimintai keterangan, pada Senin, 5 November 2018. Penangkapan atas laporan warga Makkah yang melihat bendera menyerupai bendera ISIS di depan rumah yang ditempatinya.

Rizieq kembali ke kediamannya di Makkah sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Selasa, 6 November 2018. Terkait penangkapan itu, pejabat KJRI Jeddah telah memberikan pendampingan kepada Rizieq.

(Baca juga: Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Intelijen)




(REN)