Polisi Penembak Mobil 7 Penumpang Terancam Sanksi

Deny Irwanto    •    Rabu, 19 Apr 2017 18:08 WIB
penembakan
Polisi Penembak Mobil 7 Penumpang Terancam Sanksi
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: MTVN/Ilham Wivowo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap terkait insiden penembakan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap mobil berisi tujuh penumpang di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah setelah pemeriksaan selesai dilakukan.
 
"Saya belum bisa mengambil kesimpulan, karena ada pemeriksaan yang dilakukan Polda Sumsel yang disupervisi Mabes Polri," kata Tito di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 19 April 2017.
 
Tito menjelaskan, jika anggotanya dinyatakan salah, maka akan diproses hukum secara internal dan pidana. "Pak Kapolda (Sumsel) sudah saya perintahkan menetralisir situasi, terutama dengan keluarga korban dan masyarakat setempat. Setelah melakukan langkah-langkah hukum pemeriksaan kepada anggota yang bersangkutan," kata Tito.
 
Sebelumnya sejumlah anggota polisi memberondong mobil berisi tujuh penumpang saat merazia, Selasa 18 April 2017. Tembakan diletuskan setelah mobil tak kunjung berhenti walaupun sudah diberi tembakan peringatan.
 
Akibat tembakan itu, satu orang tewas dan lima terluka. Korban tewas adalah Surini, 54, dengan tiga luka tembak di dada. Korban luka lain Dewi Erlina, 40, luka tembak di bahu kiri atas; Novianti, 30, tertembak di pundak kanan; Indra, 33, tertembak di leher; dan Diki, 30, tertembak di perut kiri. Satu korban lagi mengalami trauma, yakni Genta, 2.
 


(FZN)