Dituntut 1 Tahun Penjara & 2 Tahun Percobaan, Ahok tak Dibui

Ilham wibowo    •    Kamis, 20 Apr 2017 12:09 WIB
kasus hukum ahok
Dituntut 1 Tahun Penjara & 2 Tahun Percobaan, Ahok tak Dibui
Basuki Tjahaja Purnama. Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Walaupun dituntut satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan, terdakwa dugaan penodaan agama Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama tak dikurung di dalam penjara.

"Itu berlaku jika dalam durasi dua tahun Ahok tak melakukan tindak pidana serupa," kata Ketua Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono di Ruang Sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis 19 April 2017.

Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi rumusan pidana sebagaimana masuk dalam pidana alternatif kedua Pasal 156 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap Basuki alias Ahok dengan pidana penjara selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun," kata Ali.

Ali memaparkan kesalahan Ahok didapati setelah membuka fakta dalam persidangan. Menurutnya, tidak ditemukan alasan untuk memaafkan Ahok. "Perbuatan terdakwa harus dijatuhi pidana," ujarnya.

Dalam pembacaan tuntutan itu, jaksa memberikan pertimbangan keringanan kepada Ahok lantaran bersikap baik selama persidangan. Ahok juga telah menjalankan janji untuk bertutur kata lebih baik.

"Hal meringankan, terdakwa mengikuti persidangan dengan baik, sopan, turut andil dalam pembangunan negara, dan terdakwa mengaku telah bersikap humanis," kata Ali.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Awalnya, pembacaan tuntutan Ahok akan digelar pada 11 April 2017 atau sepekan menjelang pelaksanaan putaran dua Pilkada DKI. Namun, jaksa penuntut umum menyatakan belum siap atas tuntutannya dan meminta penundaan sampai 20 April 2017.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan pleidoi 25 April 2017. Ahok dan tim kuasa hukum akan mengajukan pleidoi masing-masing minggu depan.

 


(UWA)