Polisi Duga Pelaku Dendam dengan Hunaedi

Dhaifurrakhman Abas    •    Senin, 09 Apr 2018 18:35 WIB
pembunuhan
Polisi Duga Pelaku Dendam dengan Hunaedi
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Jakarta: Pembunuhan terhadap Hunaedi, 83, purnawirawan TNI AL diduga bermotif dendam. Ini diketahui dari bekas tusukan benda tajam di tubuh Hunaedi. 

"Pelaku menusuk korban menggunakan senjata tajam hingga tiga kali dan tusukannya juga dalam. Sangat menggunakan emosi cara menusuknya hingga korban langsung tewas," beber Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 9 April 2018.

Indra mengatakan sang pembunuh diduga kuat sangat profesional. Ini terlihat dari penentuan waktu ketika pelaku melancarkan aksinya yakni pada Kamis, 5 April 2018 malam.
 
Dia menuturkan, pada waktu itu suasana sekitar rumah Hunaedi sepi, sebab selepas Salat Magrib. Indra mengatakan, pelaku seolah-olah sudah menentukan momen yang tepat. 

Tak cuma di situ, pemilihan senjata yang digunakan untuk menusuk Hunaedi juga diduga kuat sudah dipilih dengan matang. Sang penikam sudah memperkirakan kekuatan senjata yang dibawanya untuk melumpuhkan Hunaedi.

(Baca juga: Identitas Pembunuh Hunaedi di Kantong Polisi)

"Dengan menggunakan jenis pisau yang sangat tajam dan berukuran cukup besar," beber dia.

Meski begitu, untuk memastikan pembunuhan bermotif dendam, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Termasuk, menelisik kemungkinan Hunaedi pernah bermasalah dengan orang lain. 

"Kami juga akan mendalami apakah korban sebelumnya pernah punya atau tersangkut masalah dengan orang lain, karena itu pembunuhannya kan cukup sadis. Maka dari itu kami analisis lebih jauh lagi," tukas dia.

Hunaedi tewas bersimbah darah di rumahnya di Kompleks TNI AL RT 07 RW 06 Jalan Kayu Manis, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Dia tewas diserang setelah mempersilakan seseorang masuk ke rumahnya.

(Baca juga: Aksi Pembunuhan Hunaedi Diduga Terencana)




(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA