Eks Pejabat Hutama Karya Diperiksa terkait Korupsi Kampus IPDN

Fachri Audhia Hafiez    •    Kamis, 07 Jun 2018 11:35 WIB
kasus korupsi
Eks Pejabat Hutama Karya Diperiksa terkait Korupsi Kampus IPDN
Ilustrasi KPK - MI.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Divisi Gedung PT Hutama Karya Zain Susilo. Dia bakal diperiksa terkait kasus korupsi pengadaan gedung Kampus IPDN tahap II Rokan Hilir Provinsi Riau. 

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BRK (Budi Rachmat Kurniawan)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka yakni General Manager PT Hutama Karya Persero Budi Rahmat Kurniawan, Pejabat Pembuat Komitmen Pusat Administrasi dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri Dudy Jocom, dan Senior Manager Pemasara PT Hutama Karya Bambang Mustaqim.

Nilai proyek pembangunan gedung kampus IPDN Rokan Hilir, Riau, itu mencapai Rp91,62 miliar dan dimasukkan ke dalam anggaran Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2011. Indikasi kerugian dalam kasus ini menembus angka Rp34 miliar.

"Penyidikan kasus TPK pengadaan dan pengerjaan konstruksi IPDN Rokan Hilir, Riau, merupakan kasus yang terpisah dengan kasus IPDN Agam, Sumatera Barat," terang Febri.

Dudy dan Budi diketahui juga terlibat dan telah menjadi tersangka dalam pengerjaan proyek IPDN Agam, Sumbar. Sementara itu Budi juga pernah menjadi tersangka pada kasus pembangunan pusat Diklat Pelayaran Sorong tahap III pada September 2014.

Ketiganya disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




(REN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA