KPK: Kami tak Ingin Semua Bupati Pindah Kantor ke Kuningan

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 14 Sep 2017 18:51 WIB
ott kpk
KPK: Kami tak Ingin Semua Bupati Pindah Kantor ke Kuningan
Ilustrasi: Pejabat menjadi tersangka korupsi. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak ada lagi penyelenggara negara yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT). KPK ingin Bupati O.K. Arya Zulkarnain menjadi kepala daerah terakhir yang terlibat korupsi.

"Harapan terkahir kita tidak ingin semua bupati pindah ke kantor KPK di Kuningan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Basaria mengaku, pihaknya sudah melakukan segala upaya untuk mencegah pejabat korupsi. Salah satunya, dengan membuat aplikasi best practice di beberapa daerah.

Menurut dia, aplikasi ini mampu meminimalisasi praktik-praktik rasuah. Bahkan, dia mengklaim sakingcanggihnya setiap kepala unit dapat mengontrol berbagai penyimpangan melalui aplikasi tersebut.

"Harapan kita dengan aplikasi ini tidak terjadi kembali, tapi secanggih apapun aplikasi teknologi yang diberikan tetap yang kendalikan manusia," ujar dia.

Di sisi lain, Basaria menyesalkan masih adanya kepala daerah yang terjerumus dalam praktik rasuah. Padahal, dari mulai upaya pencegahan sampai kepada pengawasan sudah dilakukan KPK.

"Pencegahan yang dilakukan sudah lebih dari cukup kenapa harus terjadi," pungkas dia.



(OGI)