Penindakan Kasus Korupsi Dinilai Belum Memberi Efek Jera

   •    Jumat, 11 Aug 2017 11:11 WIB
pemberantasan korupsi
Penindakan Kasus Korupsi Dinilai Belum Memberi Efek Jera
Ilustrasi. Penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang sitaan hasil operasi tangkap tangan. (Foto: MI?Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa tahun terakhir pengungkapan kasus korupsi oleh KPK terhadap pejabat negara terus mengemuka. Tak hanya terhadap mereka yang sehari-hari berkutat di lingkungan pemerintahan pusat, di lintasan pemerintahan daerah pun turut dipantau.

Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri Sigit Pudjianto menduga fenomena kasus korupsi yang terjadi di daerah tak lepas dari penindakan kasus korupsi yang baru sebatas pidana dan penahanan. Hukuman yang dijatuhkan kepada para pejabat yang terlibat korupsi dinilai belum memberi efek jera.

"Bisa jadi efek jeranya harus ditingkatkan, tidak hanya tahanan dan pidana, hukuman sosial mungkin bisa ditambahkan," ujar Sigit, dalam Primetime News, Kamis 10 Agustus 2017.

Menurut Sigit, korupsi yang terjadi di daerah kemungkinan hanya kasus per kasus. Dalam arti lebih kepada pribadi pejabat itu sendiri, bukan atas nama lembaga. 

Sigit mengatakan dari sisi aturan, Kemendagri sudah mengakomodasi agar pejabat daerah tidak melakukan korupsi melalui berbagai regulasi. Yang paling baru, PP Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan.

Dalam aturan tersebut, ketika ada oknum pemerintahan daerah yang melakukan pelanggaran hukum atau pelanggaran administrasi, penanganannya akan berbeda.

Khusus pelanggaran hukum, jika terbukti, akan langsung diserahkan kepada penegak hukum sementara pelanggaran administrasi penanganannya akan dikembalikan kepada pemerintah daerah.

"Ini yang mungkin akan diperkuat lagi. Kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan agar semua pejabat taat aturan di samping juga bekerja sama dengan penegak hukum untuk penanganan jika terjadi pelanggaran hukum," jelasnya.




(MEL)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA