Terjerat Narkoba, Legislator Bali Berstatus Terperiksa

Ilham wibowo    •    Jumat, 16 Jun 2017 16:37 WIB
narkoba
Terjerat Narkoba, Legislator Bali Berstatus Terperiksa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya masih memeriksa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali, I Nyoman Wirama Putra, 35, usai kedapatan mengkonsumsi narkoba. Penahanan akan dilakukan setelah pemeriksaan 3x24 jam.
 
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, selain Wira, Polisi juga menahan satu orang perempuan berinisial LO, 19, yang sedang bersamaan di kamar hotel. Tertangkapnya Nyoman merupakan hasil pengembangan dua pelaku lain yang merupakan bandar narkoba berinisial NYA, 28, dan LP, 32.
 
"Anggota DPRD di Bali pengguna, yang perempuan juga pengguna, mereka positif (narkoba). Ada 3x24 jam (pemeriksaan), tentunya masih kami lakukan pendalaman," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat 16 Juni 2017.
 
Menurut Argo, pihaknya perlu memastikan sudah berapa lama Nyoman mengkonsumsi barang haram terebut. Kepada penyidik, Nyoman mengaku menggunakan narkoba karena masalah keluarga.
 
"Ditanya ngakunya baru sekali. Polisi enggak percaya begitu saja," kata Argo.
 
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah berkirim surat ke Badan Narkotika Nasional untuk kelanjutan kasus legislator dari Partai Golkar ini agar lebih akurat. "Kami ajukan ke BNN. Nanti di sana ada dokternya, bagaimana hasilnya," ucap Argo.
 
Penyidik Polda Metro Jaya menangkap Wira di hotel kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa 13 Juni 2017. Dari dalam kamar hotel, polisi menyita satu alat hisap sabu, satu cangklong, dua pipet kaca, satu plastik klip kosong diduga bekas sabu, dan satu korek api.
 
Menurut pengakuan Wira, LOS adalah calon istrinya. Keduanya di Jakarta untuk keperluan pribadi.
 
Polisi juga menggeledah rumah NYA dan LP di Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan. Dari rumah keduanya, polisi menemukan 2.053 butir ekstasi dan 1,8 gram sabu.
 
"Dari keterangan tersangka NYA dan LP, barang bukti tersebut didapat dari narapidana di LP Cipinang bernama ABAW," kata Argo.
 
Wira dan teman wanitanya dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
 


(FZN)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

2 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA