11 Penjahat Tewas Ditembak Polisi

Siti Yona Hukmana    •    Jumat, 13 Jul 2018 16:14 WIB
kriminalitas jalanan
11 Penjahat Tewas Ditembak Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Siti Yona Humana

Jakarta: Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus 1.484 penjahat dalam sepekan. Yaitu, 6 Juli hingga 12 Juli 2018.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut 11 orang tewas saat dilakukan penangkapan oleh petugas kepolisian.

"Sebanyak 11 orang ini kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena dia membahayakan petugas dan korban," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Juli 2018.

Argo menambahkan 1.484 orang itu terindikasi dari 532 kasus kejahatan di beberapa wilayah. Di antaranya, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Kota, Bekasi Kota, Depok, Tangerang Selatan, Tanjung Priok dan Bandara Soetta.

"Kasusnya, ada jambret, begal, penucurian rumah kosong (rusong), penganiayaan dan curian motor (curanmor)," ungkap Argo.

Baca: Narkoba Mengakselerasi Tindakan Kriminal

Dia melanjutkan dari 1.484 yang diamankan, sebanyak 247 orang dilakukan penahanan. Sementara lainnya dilakukan pembinaan. "Setelah diamankan, kita melakukan penyidikan kita pilah-pilah mana yang ada unsur pidananya begitu. Nah, 247 ada unsur pidananya namun 1.237 dibina karena tidak terdapat unsur pidana," terangnya.

Sebanyak 1.237 ini, kata dia, hanya selaku menakut-nakuti masyarakat. Maka, Argo akan menyerahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk dilakukan pembinaan.

"Kita berikan kepada Dinas Sosial, yang KTP-nya eggak punya, kemudian juga tempat tinggalnya enggak jelas. Kita serahkan  kepada Dinsos untuk dilakukan tindak lanjut," beber Argo.

Penangkapan ribuan penjahat ini dilakukan dalam operasi kewilayahan mandiri Polda Metro Jaya. Ia mengapresiasi semua jajaran yang telah bertugas dengan baik.

"Jadi dari Polda Metro Jaya, terutama pak Kapolda (Irjen Pol Idham Azis) mengapresiasi kepada polres jajaran dari rektorat reserse umum yang telah melakukan kegiatan operasi ini," pungkasnya.


(YDH)