Penggunaan Bus Sekolah Belum Optimal

Intan fauzi    •    Kamis, 17 Sep 2015 13:04 WIB
bus sekolah
Penggunaan Bus Sekolah Belum Optimal
Bus sekolah. (Foto:Antara/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Operasional bus sekolah di Ibu Kota belum optimal. Banyak bus yang digunakan tidak dimanfaatkan peserta didik. Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta akan mengoptimalkan penggunaan bus sekolah di Ibu Kota.
 
Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah mengakui peran bus sekolah belum maksimal. Bahkan sempat ada wacana untuk dibubarkan. Namun dirinya yakin anak sekolah masih membutuhkan angkutan gratis itu.
 
"Angkutan sekolah ini pr (pekerjaan rumah) kita juga, karena ada wacana untuk dibubarkan. Begitu saya lihat, banyak sekali murid yang membutuhkan," kata Andri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).
 
Saat mulai menjabat menjadi Kadishub dua bulan lalu, Andri mengaku, diperintah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar pelajar yang menggunakan bus sekolah bisa mencapai 34 ribu orang.
 
"Waktu saya baru menjabat, hanya ada 13 ribu penumpang dari 113 bus sekolah yang kami miliki," ujarnya.
 
Andri berencana melakukan sosialisasi lebih mendalam dengan pihak sekolah. Ia akan mencoba ide layanan transportasi berbasis aplikasi. "Kesalahan kami tidak tajam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Kami akan meminta unit pelayaan door to door ke sekolah. Saya juga berancan membuat sistem online," katanya.
 
Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD DKI Pantas Nainggolan mempertanyakan peran bus sekolah yang belum maksimal. Ia melihat masih banyak murid di Ibu Kota yang belum tahu cara menggunakan bus sekolah.
 
"Unit angkutan sekolah bagusnya diintegrasikan dengan Dinas Pendidikan. Cukup banyak anggaran untuk bus kuning tapi saya lihat kosong semua, jarang yang menggunakan bus itu," kata Pantas saat rapat badan anggaran di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 16 September.
 


(FZN)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA