Ahok Ingin Penjual Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Pindah ke Balai Kota

Intan fauzi    •    Senin, 17 Oct 2016 11:13 WIB
dki jakarta
Ahok Ingin Penjual Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Pindah ke Balai Kota
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjawab pertanyaan wartawan sebelum memulai jam kerja di Gedung Balai Kota, Jakarta, Selasa (11/10/2016). Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Kuliner Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih amat tersohor. Usaha nasi goreng yang didirikan H. Nein Amad sejak tahun 1958 ini mampu menyedot pecinta kuliner dari berbagai daerah. Kuliner ini hanya buka sore hingga dini hari.

Saking ramai pengunjung, kepadatan lalu lintas di Jalan Kebon Sirih tak terhindarkan. Bahkan kepadatan ini terjadi hampir setiap malam.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menawarkan solusi bagi pedagang Nasi Goreng Kebon Sirih untuk pindah ke Balai Kota. Di Balai Kota kini sudah dibuka tempat kuliner JakBistro.

Daripada membuat macet Jalan Kebon Sirih tiap malam, Ahok menawarkan Balai Kota jadi tempat berjualan nasi goreng legendaris di Jakarta itu. Nasi Goreng Kebon Sirih memang kerap dipadati penikmat kuliner.

"Ya kan sekarang bikin macet sepanjang Kebon Sirih, tiap malem macet. Kenapa yang jualan nasi goreng kambing enggak jualan di dalam saja, orang bisa sambil makan nasi goreng nongkrong di depan liatin Monas," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

(Baca juga: Resmikan JakBistro, Ahok Cicipi Burger hingga Infused Water)

Ahok melihat sisi keuntungan yang bisa didapat jika Balai Kota dimanfaatkan sebagai lokasi kuliner. Balai Kota sebagai lokasi yang strategis. "Ini kan tempat usaha yang baik di tengah kota," ujar Ahok.



Ahok pun tak khawatir soal keamanan jika Balai Kota jadi tempat usaha. Menurutnya, Balai Kota sudah dilengkapi cukup CCTV untuk membantu pengawasan.

"Keamanan juga sudah kita bayar kok. Ada CCTV, lihat saja ini CCTV semua, bisa deteksi wajah CCTV kita, kalau kita masukin ke dalam e-KTP kita bisa tahu ini siapa keluar namanya," ungkap Ahok.

(Baca juga: Buka JakBistro di Balai Kota, Ahok Tiru Ide Belanda)

Selain di Balai Kota, Ahok juga mendorong halaman kantor camat sampai wali kota jadi tempat usaha kuliner.

"Nasi goreng yang hebat, nasi uduk yang hebat, pecel lele yang hebat masukin saja. Yang penting rapi," kata Ahok.


(MBM)