Bus JR Connexion Diluncurkan

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 14 Feb 2017 17:18 WIB
busjabodetabek
Bus JR Connexion Diluncurkan
Menhub Budi Karya Sumadi resmikan bus JR Connexion. Foto: MTVN/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan peluncuran Bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion yang digagas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di ITC Mangga Dua Jakarta Selasa 14 Februari 2017. Bus akan menghubungkan wilayah penyangga di Ibu Kota.

Peresmian itu turut dihadiri Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga, Bupati Bogor Nurhayati dan Wali Kota Bogor Bima Arya. Acara peresmian dilakukan dengan pecah kendi.

Dalam sambutannya, Budi mengapresiasi langkah BPTJ merangkul pihak swasta untuk terlibat dalam bisnis dan moda transportasi di Jabodetabek. Terlebih bus JR Connexion sama sekali tak disubsidi pemerintah.

"Hari ini ada suatu insiasi yang baik yang memberikan kesempatan kita secara bersama mengelola suatu layanan yang sangat baik standarnya baik dan sebenarnya tak dapat dipungkiri masyarakat kita ingin pelayanan yang baik. Yang lebih baik lagi ini tidak menggunakan dana APBN," kata Budi saat Launching Bus JR Connexion di ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, Selasa 14 Februari 2017.

Selama ini, kata Budi, pengguna kendaraan umum yang beralih ke angkutan umum prosentasenya hanya berkisar 14 persen. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lewat BPTJ menargetkan agar keinginan publik untuk naik kendaraan umum bisa lebih tinggi, bisa mencapai 40 persen di 2019 mendatang. Dengan begitu, angka kemacetan tentu dapat jauh berkurang.

"BPTJ melakukan riset, dimana masyarakat berharap adanya angkutan umum yang nyaman langsung ke tempat tujuan," kata Menhub Budi.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga menjelaskan, armada bus ini akan menjadi angkutan permukiman. Warga yang berdomisili di wilayah Bekasi, Depok, Bogor, dan Tanggerang bisa memanfaatkan transportasi tersebut menuju pusat kota. Diharapkan masyarakat akan beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Lewat survei BPTJ dengan responden lima persen, rata-rata dari Jabodetabek menunjukan, prevensi masyarakat yang mau pindah ke angkutan premium sebanyak 76 persen. Artinya positif," kata Elly.

Ia menambahkan Bus JR Connexion Ini menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu sebagai prioritas utama. Dilihat dari interior bus ini memang terlihat sangat ekslusif.

Ditambah, kapasitas penumpang di dalam bus kata Elly, hanya untuk menampung 100 persen dari bangku yang tersedia. Area dalam bus cukup luas serta tidak ada 'pegangan' untuk penumpang berdiri.

"Belum lagi, tarifnya relatif terjangkau yakni Rp 20-25 ribu per orang," tambah Elly.

Bus JR Connexion akan berangkat dari pemukiman seperti Grandwisata (Bekasi), Bintaro Jaya (Bintaro), Bumi Serpong Damai (Serpong), Zam-zam Park (Bogor) dan Kota Wisata (Cibubiur). Bus ini hanya akan berhenti di pusat kota Jakarta. Misal, di FX Senayan, Blok M, dan kawasan Sudirman.

"Untuk pengoperasian awal, akan tersedia 17 armada bus JR Connexion yang siap melayani masyarakat," kata Elly.


(MBM)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA