Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Membuka Ruang Bertemu Luhut Bahas Reklamasi

Intan fauzi    •    Selasa, 16 May 2017 01:34 WIB
reklamasi teluk jakarta
Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Membuka Ruang Bertemu Luhut Bahas Reklamasi
Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso).

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim sinkronisasi bentukan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno membuka peluang untuk bertemu dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk membicarakan soal reklamasi pantai utara Jakarta. Sikap Anies-Sandi tegas menolak kelanjutan reklamasi.

Ketua tim sinkronisasi, Sudirman Said, mengatakan koordinasi dengan pemerintah pusat diperlukan. Latar belakang Anies yang pernah masuk dalam kabinet kerja Presiden Joko Widodo diyakini bisa mempermudah komunikasi tersebut.

"Pasti lah koordinasi (dengan pemerintah pusat), akan menata, akan membicarakan kewenangan masing-masing. Apalagi pak Anies kan mantan menteri di kabinet. Jadi pasti punya peluang lebih leluasa berdialog dengan pemerintah pusat," sebut Sudirman di Rumah Aspirasi, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Senin 15 Mei 2017.

Pertemuan tersebut akan diatur sesuai kebutuhan. Tim sinkronisasi menyiapkan kajian yang dibutuhkan untuk mendukung sikap Anies-Sandi.

"Tugas kami kan mengkaji bagaimana yang sudah terjadi di lapangan itu tetap bermanfaat bagi masyarakat, bagi lingkungan dan juga tidak menganggu lingkungan hidup. Syukur-syukur bisa menjadi sarana yang betul-betul dinikmati masyarakat. Itu nanti tugas kita," jelas Sudirman.

Di sisi lain, mantan Menteri ESDM itu menyarankan supaya menggelar workshop yang mengkaji mengenai pengelolaan reklamasi ke depannya.

"Termasuk kita mendapat pesan dari pak Bambang Brodjonegoro (Kepala Bappenas) lewat media kemarin bahwa sebaiknya isu ini tidak hanya fokus pada soal reklamasi tapi juga pengendalian banjir keseluruhan," ungkap Sudirman.
 


(HUS)

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

41 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi ktp-el Setya Novanto terancam pidana berat. Dalam surat dakwaan yang dib…

BERITA LAINNYA