Firza Husein Menenangkan Diri

Arga sumantri    •    Kamis, 18 May 2017 15:09 WIB
pornografi
Firza Husein Menenangkan Diri
Firza Husein saat tiba di Markas Polda Metro Jaya, kemarin. Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Tersangka kasus percakapan berkonten pornografi Firza Husein kini berusaha menenangkan diri usai menjalani pemeriksaan selama 15 jam di Polda Metro Jaya. Beruntung polisi tidak menahan Firza karena alasan kesehatan.
 
"Alhamdullilah, (hari ini) masih pemulihan mas," kata Pengacara Firza, Aziz Yanuar menjawab pesan singkat Metrotvnews.com soal kondisi terkini kliennya, Kamis 18 Mei 2017.
 
Firza belum mau diganggu dan memilih menenangkan diri. Aziz juga tidak menyebut ke mana kliennya menenangkan diri.
 
Nama Firza mencuat pada 2 Desember 2016, Firza ditangkap atas dugaan pemufakatan jahat untuk menggulingkan Presiden Joko Widodo. Firza ditangkap bersama 10 orang lain, yakni Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo Santjojo, Kivlan Zen, Ahmad Dhani, Zamran, Rizal, dan Alvin Indra.
 
Polisi mensinyalir, Firza punya peran dalam kasus dugaan makar sebagai penyimpan dana. Firza disebut menyokong dana untuk aksi 2 Desember 2016 (212). Firza juga diduga sebagai penyedia transportasi untuk massa yang akan beraksi saat itu. Dalam sejumlah kesempatan, tudingan itu sudah dibantah pengacaranya.
 
Kendati jadi tersangka makar, polisi memutuskan tidak menahan Firza. Namun, pada 31 Januari 2017, Firza ditangkap lagi di kediaman orang tuanya lantaran diduga hendak melarikan diri. Polisi lalu menahan Firza di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
 
Selama 23 hari, ia mesti merasakan dinginnya lantai penjara. Firza menghirup udara segar setelah Polda Metro Jaya mengabulkan surat permohonan penangguhan penahanannya pada 22 Februari 2017.
 
Masalah Firza, bukan cuma itu. Ia sempat disomasi Putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy pada 20 Desember 2016. Musababnya, Firza dianggap mencatut nama Tommy sebagai pemimpin Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana. Pada sejumlah kesempatan, Firza mengakui dirinya merupakan bagian dari yayasan tersebut.
 
Tommy melayangkan somasi karena merasa dirugikan oleh pernyataan Firza yang menyebut Tommy sebagai pembina dan pemilik Yayasan SSC.
 


(FZN)

3 <i>'Cluster'</i> Besar Pemain Korupsi KTP-el

3 'Cluster' Besar Pemain Korupsi KTP-el

1 hour Ago

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membagi pihak yang terseret kasus…

BERITA LAINNYA