Sandi Jawab Kritik Hotman Paris

Nur Azizah    •    Selasa, 07 Aug 2018 04:00 WIB
sistem ganjil genap
Sandi Jawab Kritik Hotman Paris
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan kebijakan perluasan ganjil genap dilakukan sematan untuk menyukseskan Asian Games 2018. Pernyataan itu sekaligus untuk menjawab kritik pengacara sekaligus sahabat Sandi, Hotman Paris Hutapea.

"Lalu untuk membiasakan masyarakat untuk naik transportasi umum. Kebijakan itu juga untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 6 Agustus 2018.

Tak lama lagi, kata Sandi, Jakarta akan memiliki Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading-Velodrome. Sandi meminta Hotman untuk turut mempromosikan moda transportasi tersebut.

"Sebentar lagi ada LRT, dia bisa juga mulai mempromosikan LRT yang insyaallah Agustus ini ada. Kebetulan Kopi Joni dekat tuh," ungkapnya.

Politikus Partai Gerindra ini juga meminta pengacara kondang itu turut mempromosikan Elektronic Road Pricing (ERP). Ia menyampaikan, kebijakan jalan berbayar itu akan mulai dioperasikan tahun depan.

"MRT akan beroperasi next year, dan LRT sudah mulai operasional mulai Beberapa hari ke depan. Kita sama-sama patuhi ini untuk Asian Games," pungkasnya.

Hotman Paris mengkritik kebijakan perluasan ganjil genap lewat video pendek di akun Instagram miliknya. Menurut Hotman, kebijakan itu harusnya berlaku hanya di akhir pekan.


(AGA)