Revitalisasi Drainase di Jakarta Timur Baru 30%

Nur Azizah    •    Selasa, 04 Dec 2018 16:59 WIB
banjir jakarta
Revitalisasi Drainase di Jakarta Timur Baru 30%
Ilustrasi banjir. Medcom.id/Rizal.

Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur baru merevitalisasi 30 persen dari panjang drainase yang mencapai 893.000meter. Padahal revitalisasi tersebut salah satu upaya untuk mengantisipasi banjir.
 
"Revitalisasi baru sekitar 20 sampai 30 persen dari total 893.000 meter," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, Mustajab saat dihubungi, Selasa, 4 Desember 2018.
 
Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran menjadi faktor lambatnya revitalisasi tersebut. Pasalnya, beberapa petugas Sudin SDA Jaktim ditugaskan menangani banjir di Kampung Melayu dan longsor di Kalisari.
 
"SDM kita itu dari perencananya sangat kurang. PNS kita itu kurang. Kan lima tahun terakhir ini tidak ada perekrutan PNS kan," ungkapnya.
 
Solusinya, Sudin SDA Jaktim mempercepat pembersih saluran meski hasilnya tidak optimal. Saat ini pembersihan sudah mencapai 60%.
 
"Kalau pembersihan kita itu 60 persen lebih. Kalau hanya dibersihkan saja memang belum  cukup karena daya tampung saluran (sudah berkunjung) karena guna lahan kan sudah beralih fungsi," tutur dia.

Baca: Pemprov DKI Lambat Antisipasi Banjir

Akibat revitalisasi saluran drainase yang belum maksimal, penanganan banjir menjadi lebih lama. Dari yang sebelumnya hanya tiga jam bisa mencapai lima jam.




(FZN)