10 Titik di DKI Berpotensi Longsor

Nur Azizah    •    Selasa, 04 Dec 2018 11:29 WIB
tanah longsor
10 Titik di DKI Berpotensi Longsor
Petugas melihat reruntuhan rumah yang tertimbun tanah longsor di Perumahan Pesona Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jakarta, Senin (26/11) - MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu ini menyebabkan tanah mudah bergeser atau longsor. Di Jakarta, setidaknya ada 10 titik yang berpotensi terjadi longsor.

Sebanyak 10 titik itu tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Di Jakarta Selatan, yang harus diwaspadai yakni di Cilandak dengan potensi longsor menengah dan Jagakarsa berpotensi longsor menengah hingga tinggi.

Lalu, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Masing-masing berpotensi longsor menengah.

Sedangkan di Jakarta Timur titik yang harus diwaspadai yakni Kramat Jati (menengah) dan Pasar Rebo (menengah-tinggi). Berdasarkan informasi dari Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, longsor bisa terjadi bila curah hujan di atas normal.

(Baca juga: Korban Longsor di Jaktim Bangun Rumah di Lahan Hijau)

"Tanah pada zona ini (menengah) dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan langsung dengan lembah sungai, gawir, tebing, jalan atau lereng," tulis akun resmi BPBD Jakarta, Selasa 4 Desember 2018.

Sedangkan, pada zona menengah-tinggi, gerakan tanah lama akan aktif kembali bila diguyur hujan dengan intensitas tinggi. BPBD menjelaskan gerakan tanah terjadi lantaran gangguan keseimbangan lereng baik secara alamiah maupun akibat ulah manusia.

"Kami imbau kepada masyarakat DKI Jakarta khusunya daerah rawan agar waspada terhadap potensi pergerakan tanah yang ada," tulis akun tersebut.

Kepala BPBD DKI Jakarta Jupan Royter mengatakan antisipasi tanah longsor tanggung jawab SKPD terkait. Seperti Dinas Sumber Daya Air dan para wali kota di masing-masing wilayah. 

"Bukan BPBD Provinsi dong, tapi SKPD terkait. Kami mengkoordinasikan," kata dia. 




(REN)