Warga DKI bakal Dipaksa Beralih ke Transportasi Publik

Nur Azizah    •    Kamis, 14 Sep 2017 16:19 WIB
transportasi
Warga DKI bakal Dipaksa Beralih ke Transportasi Publik
Ilustrasi kemacetan Ibu Kota/MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta memiliki manergetkan peningkatan pengguna transportasi publik hingga 40 persen pada 2018. Saat ini, pengguna transportasi publik berkisar 15 persen.

"Maka itu harus ada satu strategi yang mendorong agar itu jadi satu keniscayaan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko saat dihubungi, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Salah satu strategi yang bakal diterapkan ialah aturan kepemilikan garasi bagi pemilik kendaraan. Sigit menyadari Pemprov DKI tidak akan bisa melarang warga membeli kendaraan baru.

Mereka hanya bisa mengeluarkan kebijakan yang mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal. "Tujuan kita adalah bagaimana untuk ke transportasi publiknya. Kalau teorinya, kita memaksa untuk bisa mencintai public transport," imbuh dia.

Pemprov memberlakukan aturan tersebut lantaran tingginya pengguna kendaraan pribadi. Sementara ruang gerak kendaraan sangat terbatas. "Penggunaannya bertambah makanya salah satunya persyaratan dengan mempunyai garasi," ucap dia.

Aturan kepemilikan garasi dibahas dalam Pasal 140 Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Dalam pasal itu disebutkan, pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi dan tidak boleh memarkir kendaraan di jalan. Warga atau badan usaha yang akan membeli kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi yang dibuktikan dengan surat bukti kepemilikan garasi dari kelurahan setempat.


(OJE)

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

KPK Optimis Menang di Praperadilan Setya Novanto

2 hours Ago

KPK optimis memenangkan gugatan praperadilan tersangka korupsi ktp-el Setya Novanto. KPK akan m…

BERITA LAINNYA