Besok, Presdir Allianz Diperiksa sebagai Tersangka

Deny Irwanto    •    Rabu, 11 Oct 2017 17:05 WIB
allianz
Besok, Presdir Allianz Diperiksa sebagai Tersangka
Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling. Foto: Antara/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan memeriksa Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, Kamis 12 Oktober 2017. Joachim akan diperiksa sebagai tersangka.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, dalam pemeriksaan awal, penyidik akan mengkonfirmasi laporan yang mengarah kepadanya.

Baca: Polisi Jadwal Ulang Pemeriksaan Manajer Klaim Allianz 

"Agendakan besok, nanti kita tunggu saja apakah besok hadir atau tidak, tapi kita mengharapkan yangbersangkutan untuk hadir ke Polda Metro Jaya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 11 Oktober 2017.
 
Sementara itu, Manajer Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Yuliana Firmansyah mangkir dalam panggilan kedua hari ini. Meski demikian, penyidik akan melayangkan panggilan ketiga terhadap Yuliana.
 
"Memang agenda kan hari ini untuk memeriksa Ibu Yuliana, tetapi dari lawyernya tadi menyampaikan ke penyidik bahwa hari ini tidak bisa hadir," jelas Argo.
 
Sebelumnya Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling dan Manajer Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Yuliana Firmansyah dilaporkan nasabah Allianz bernama Ifranius Algadri. Ifranius merasa dipersulit saat meminta klaim biaya perawatan rumah sakit.
 
Alvin Lim selaku kuasa hukum Ifranius, mengatakan, Allianz selalu meminta catatan medis lengkap dari rumah sakit, sebagai syarat untuk mencairkan atau klaim.

Baca: Baca: Alasan Polisi Menetapkan Bos Asuransi Allianz Tersangka 

Padahal, rumah sakit tidak pernah memperkenankan memberi catatan medis lengkap. Karena melanggar Permenkes No 269/Menkes/PER/III/2008 tentang Rekam Medis.
 
 Laporan terhadap Joachim Wessling dan Yuliana Firmansyah tertera dalam Laporan Polisi Nomor: LP/1645/IV/2017/Dit Reskrimsus tanggal 3 April 2017, tentang dugaan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan Laporan Polisi Nomor: LP/1932/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 18 April 2017.




(FZN)