Pembangunan Skybridge Tanah Abang 58 Persen

Nur Azizah    •    Kamis, 04 Oct 2018 15:25 WIB
tanah abang
Pembangunan <i>Skybridge</i> Tanah Abang 58 Persen
Sejumlah pekerja memasang kerangka baja pada proyek pembangunan skybridge Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Pembangunan jembatan penyeberangan atau skybridge di Tanah Abang sudah mencapai 58 persen. Kendati baru setengah jalan, skybridge dipastikan selesai pada 15 Oktober 2018.

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan pengerjaan sudah mencapai struktur, atap, precast lantai 2, dan pagar lantai 1. Jembatan penghubung antara Blok F dan G juga dalam pengerjaan.

"Railing lantai 2 sudah dipasang. Kanstin untuk area ramp dan jembatan penghubung Blok F dan G masih dalam proses fabrikasi dan proses pengerjaan saat ini masih tahap fondasi", kata Yoory dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

Menurut dia, sesuai perencanaan awal, mekanisme pembangunan konstruksi dibagi menjadi 4 zona, yaitu zona A, B, C dan D. Masing-masing zona memiliki panjang 100 meter. 

Pengerjaan pembangunan dilakukan secara berurutan dimulai dari zona A, B, dan selanjutnya. Pada pembangunan ini, PD Sarana Jaya menggunakan sistem knock down di mana kerangka dan struktur baja dapat dibongkar pasang di lokasi proyek.

Baca: Pembangunan Sky Bridge Tanah Abang Dikebut

“Tetapi sejak tanggal 19 September telah terjadi perubahan metode, yaitu pengerjaan dilakukan dari zona D secara bersamaan. Tujuannya, pembangunan skybridge Tanah Abang dapat digunakan sesuai waktu yang ditargetkan,” ujar dia.

Untuk mengejar target, para pekerja bekerja selam 24 jam, dibagi menjadi 2 sif. Sif siang dimulai pukul 04.00-19.00 WIB dan sif dua dimulai pukul 19.00-04.00 WIB.

Jembatan ini dibangun dengan panjang 386,4 meter dengan lebar 12 meter. Nantinya, jembatan ini akan menampung sekitar 446 pedagang. 



(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA