Gardu MRT Taman Sambas Mulai Dialiri Listrik

Nur Azizah    •    Sabtu, 14 Jul 2018 08:22 WIB
proyek mrt
Gardu MRT Taman Sambas Mulai Dialiri Listrik
Ilustrasi MRT. MI/Adam Dwi

Jakarta: Sejumlah gardu Mass Rapid Transit (MRT) mulai dialiri listrik, salah satunya Gardu Distribusi Listrik (Receiving Substation/RSS) MRT Jakarta, yang bertempat di Taman Sambas, Jakarta Selatan. Gardu tersebut menggunakan grade 150 kV.

Dirut PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, RSS Taman Sambas MRT Jakarta merupakan gardu penerima distribusi listrik dari PLN yang dipasok dari Gardu Induk Pondok Indah dan CSW. Nantinya, pasokan listrik akan didistribusikan ke gardu traksi di setiap stasiun untuk memenuhi operasional utilitasnya dan kereta. 

"Sistem daya MRT Jakarta memiliki redundancy penuh, yaitu satu trafo 60 MVA dapat memenuhi kebutuhan listrik MRT Jakarta, dan trafo lainnya sebagai cadangan,” jelas William di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 13 Juli 2018.

Ia menyampaikan, dengan tersambungnya listrik secara permanen maka uji coba kereta di jalur utama dapat dilakukan. PT MRT Jakarta dan PT PLN telah menyepakati perjanjian terkait penerimaan listrik Tegangan Tinggi dengan kategori I4 Premium Silver agar dapat menjaga sistem MRT Jakarta.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap adanya aliran listrik maka pengoperasian kereta MRT dapat dipercepat. Pada fase I, pengerjaan sudah mencapai 94,69% dari panjang 16 kilometer.

Dengan perincian pengerjaan proyek depo dan struktur layang sebesar 92,5%, struktur bawah tanah sebanyak 96,87%. "Kita berharap adanya penyambungan dari dua gardu ini dapat mempermudah tes sistem persinyalan. Semoga akhir bulan Juli ini bisa dilakukan," kata Anies dalam peresmian pernah gardu RSS Taman Sambas.

Selain Anies, hadir pula Dewan Komisaris PT MRT Jakarta dan Direktur PLN Regional Jawa Barat, Haryanto W. Kemudian, datang juga Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali.


(AGA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA