Proyek LRT Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 22 Aug 2017 15:23 WIB
proyek lrt
Proyek LRT Masih Terkendala Pembebasan Lahan
Pengendara melintas di samping area pembangunan jalur kereta api ringan (LRT) dan jalan tol layang Jakarta-Cikampek II, di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/7/2017). Foto: Antara/Risky Andrianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) tahap I masih terantuk pembebasan lahan. Satu lahan yang belum dibebaskan terletak di Bekasi Timur.

Corporate Secretary PT Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan, lahan yang belum dibebaskan itu nantinya dijadikan Depo LRT untuk seksi Bekasi Timur-Cawang. Total lahan seluas 10 hektare.

Kata Syahgolang, pihak Adhi Karya masih memproses pembebasan lahan tersebut. Ditargetkan tahun ini selesai atau sekitar bulan September.

"Tanahnya dibebaskan dalam waktu dekat," kata Syahgolang kepada metrotvnews.com di kantor Adhi Karya, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 22 Agustus 2017.

Proyek LRT Jabodebek yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan dimiliki Kementerian Perhubungan ini sudah dimulai pembangunannya sejak 9 September 2015. Dalam pembangunan tahap pertama, akan ada tiga rute yang terhubung, yakni Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km, Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km.

Tambahnya, Proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh Adhi Karya sebagai kontraktor dan PT KAI (Persero) sebagai investor sekaligus operator. Dana yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp26,7 triliun yang terdiri atas anggaran negara melalui penyertaan modal negara (PMN) dan kredit perbankan.


(MBM)