Ini Alasan BPN Terbitkan HGB Pulau D

Nur Azizah    •    Selasa, 29 Aug 2017 13:01 WIB
reklamasi teluk jakarta
Ini Alasan BPN Terbitkan HGB Pulau D
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta M.Najib Taufieq - MTVN/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Terbitnya sertifikat HGB Pulau D disebut-sebut melanggar moratorium reklamasi yang dilakukan Pemerintah. Surat Keputusan (SK) Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 354/ MenLHK/Setjen/ Kum.9/ 5/2016 memerintahkan semua pengembang pulau reklamasi menghentikan kegiatan pembangunan.

Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta M. Najib Taufieq menjelaskan, monatorium hanya untuk menghentikan pembangunan pulau D. Bukan penerbitan sertifikat HGB.

"Yang saya tangkap monatorium terhadap pengembangan dan pemanfaatannya," kata Najib di kantor BPN DKI Jakarta, Jatibaru, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Agustus 2017.

Baca: BPN DKI Sebut Penerbitan HGB Hanya untuk Pulau D

Najib menjelaskan, alasan BPN mengeluarkan sertifikat HGB lantaran pertimbangan investor sudah menanam modal. Lagi pula, lanjut Dia, PT Kapuk Naga Indah telah mendapat izin dari Presiden.

"Kita memberikan HGB dasar pertimbangan investor ini sudah menanamkan modal. Mereka mendapat Perpres untuk kerjasama dengan Pemda DKI untuk membuat reklamasi pulau D," terang Najib.

Baca: Pemprov DKI Pastikan Pemberian Sertifikat HGB Dua Pulau Reklamasi Sesuai Aturan

Dia berharap terbitnya HGB bisa memudahkan PT KNI untuk memanfaatkan lahan seluas 3,12 juta meter persegi itu. Terkait dengan izin bangunan Pulau D, Najib mengaku tak memiliki wewenang.

"Adanya HGB biar mereka tidak sulit lagi memanfaatkan dalam rangka investasi yang mereka tanamkan. Minimal kita sudah membantu kalau nanti dibutuhkan," pungkasnya.


(YDH)