Motor Perlu Jalur Khusus Kalau Masuk Tol

Siti Yona Hukmana    •    Jumat, 01 Feb 2019 15:34 WIB
jalan tol
Motor Perlu Jalur Khusus Kalau Masuk Tol
Ilustrasi--Pengendara sepeda motor masuk tol dinilai membahayakan keselamatan. (Foto: MI/Immanuel Antonius)

Jakarta: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi setuju kendaraan roda dua atau motor masuk jalan tol. Namun, ada sejumlah syarat.

"Ya, boleh saja, asal dibuat jalur khusus motor. Karena dari aspek bahaya itu sudah pasti," kata Herman saat dikonfirmasi, Jumat, 1 Februari 2019.

Namun, jika syarat itu tidak ada dia menegaskan tidak akan menyetujuinya. "Tapi kalau tidak diberikan space jalur khusus saya tidak sependapat. Karena dari aspek keselamatan tidak memungkinkan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Herman belum bisa memastikan motor masuk tol dapat mengurangi kemacetan. Menurut dia, sebelum pemberlakuan itu harus ada penambahan lintas sektoral antarinstasi terkait.

Misal, kata dia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku instasi yang berwenang dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan selaku pihak yang berwenang dalam produksi kendaraan bermotor.

"Yang punya jalan sudah koordinasi belum? Sama dengan kalau perhitungan matematika, macet juga. Karena tidak berimbang antara jumlah kendaraan yang lahir dan jalan yang lahir," jelas Herman.

Baca: Wacana Motor Masuk Tol Tak Cocok di Ibu Kota

Pemerintah melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan agar kendaraan roda dua atau motor dapat juga melintasi jalan tol. Kementerian Perhubungan Budi Karya Sumadi pun tengah melakukan pengkajian.

Aturan motor boleh melintasi tol tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 tahun 2009 tentang Jalan Tol. Yakni terdapat pada pasal 38 ayat 2 yang menyebutkan, jalan tol bisa dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua (R2) yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukan bagi kendaraan roda empat (R4) atau lebih. Aturan ini pun sudah direalisasikan pada jalan tol Suramadu dan Bali Mandara.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA