Pemotor Kembali Tancap Gas di Jalan Thamrin

Faisal Abdalla    •    Rabu, 10 Jan 2018 16:22 WIB
pembatasan sepeda motor
Pemotor Kembali Tancap Gas di Jalan Thamrin
Pengendara motor melintasi Jalan MH Thamrin. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Sepeda motor kembali berhak melewati Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, setelah Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Sepeda Motor. Pengemudi sepeda motor pun tak segan melintasi jalan protokol itu. 

Medcom.id mencoba menelusuri Jalan MH Thamrin dengan menggunakan ojek online. Hasilnya, petugas yang berjaga tidak memberhentikan laju motor.

Rambu-rambu larangan bagi kendaraan roda dua juga sudah tidak lagi terlihat. Seorang petugas mengatakan rambu-rambu itu sudah dicabut Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

"Ya, sudah dicabut pagi-pagi. Motor sudah bisa lewat," kata polisi di lokasi, Rabu, 10 Januari 2018.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan, dengan dicabutnya rambu-rambu larangan, pemotor sudah bisa melintasi kawasan itu. "Kalau pergubnya dicabut, rambu-rambunya dicabut, otomatis akan kita akan laksanakan putusan itu," jelas Halim.

Baca: Perspektif HAM tak Cukup Cabut Larangan Sepeda Motor

MA membatalkan Pergub Nomor 141 Tahun 2015 karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Regulasi itu dinilai tak sesuai dengan Pasal 133 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, Pasal 11 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Pasal 5 dan 6 UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. 

"Pergub Nomor 141 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Daerah  Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata Hakim MA Irfan Fachrudin, dikutip dari salinan putusannya, Senin, 8 Januari.




(OGI)