KPLDH, Terobosan Jitu Layanan Puskesmas di Jakarta

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 12 Oct 2016 06:39 WIB
pelayanan publik
KPLDH, Terobosan Jitu Layanan Puskesmas di Jakarta
Ilustrasi petugas Puskesmas layani warga yang tak terjangkau. (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso).

Metrotvnews.com, Jakarta: Puskesmas di Jakarta terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Salah satunya dengan menjemput bola melalui program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH).

Program ini digagas oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan pada Mei tahun lalu. Sasarannya untuk melayani layanan kesehatan kepada warga-warga yang tidak terjangkau oleh layanan Puskesmas.

Petugas medis direkrut oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebagai tenaga honorer. Mereka diperbantukan di masing-masing Puskesmas yang ada di seluruh kecamatan di Jakarta. Mereka ditugaskan dalam satu tim terdiri dari dokter umum, perawat dan bidan.

"Tujuannya sebelum pasien datang ke Puskesmas sudah terlayani dulu di rumah mereka," kata Sarwo Edi, Kepala Koordinator Kepegawaian Puskesmas Kebayoran Lama kepada Metrotvnews.com, Selasa (11/10/2016).

Untuk masing-masing Puskesmas memiliki jumlah tenaga medis KPLDH yang berbeda-beda. Dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk per masing-masing kecamatan.

Di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk sendiri saat ini baru memiliki 10 tim KPLDH. Meski jumlahnya masih jauh dari kebutuhan, menurut Kepala Puskesmas Kebon Jeruk Junaidah, keberadaan KPLDH mempermudah layanan kesehatan kepada warga. Idealnya, setiap satu tim KPLDH melayani 5.000 penduduk.

"Idealnya kita punya 76 tim. Jadi mereka punya wilayah-wilayah binaan daerah yang agak kumuh kita utamakan di situ. Mereka masuk ke rumah-rumah penduduk," kata Junaidah.

Kepala Puskesmas Kembangan Yefi Iskar pun mengatakan bahwa program KPLDH merupakan sebuah inovasi Pemprov DKI untuk meningkatkan pelayanan kesehatannya. Bahkan, program ini pun ditiru oleh Pemerintah Pusat. Di Puskesmas Kecamatan Kembangan sendiri memiliki enam tim KPLDH.

"Memang inovasi dari Pemprov DKI, kemudian Kemenkes muncul lagi keluarga sejahtera. Kita akan menambah lagi. Masyarakat welcome yah selama ini," kata Yefi.


(HUS)