DKI Jakarta Kekurangan Penyidik PNS

Nur Azizah    •    Sabtu, 14 Apr 2018 23:26 WIB
pemprov dki
DKI Jakarta Kekurangan Penyidik PNS
Anies Baswedan. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta kekurangan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS). Faktor itu diduga membuat banyak tempat hiburan malam tak mendapat pengawasan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, banyak warga yang melaporkan ihwal peredaran narkotika di tempat hiburan malam. Lantaran minimnya petugas PPNS, laporan tak ditangani dengan cepat.

"Di sisi lain saya harus akui bahwa Pemprov tidak cukup punya personalia untuk melakukan penyidikan. Jumlah PPNS itu sangat terbatas," kata Anies di Jakarta Pusat, Sabtu 14 April 2018.

Pemprov DKI tengah berupaya merekrut PPNS. Saat ini, Pemprov telah menyekolahkan sejumlah calon PPNS. "Ya lagi dikaji jumlahnya. Kita juga sudah sekolahkan beberapa (calon PPNS) untuk beberapa minggu agar bisa jadi penyidik," ungkapnya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini berharap seluruh tempat hiburan di Jakarta taat aturan. Ia tak mau, mereka mengikuti jejak hotel Alexis, Sense Karaoke, dan diskotek Eksotik.

Pada Kamis, 12 April 2018 Pemprov DKI Jakarta telah melayangkan surat penutupan izin usaha Diskotek Eksotik dan Sense Karaoke. Surat penutupan itu keluar usai ditemukan seorang pria tewas lantaran overdosis di diskotek Eksotik, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, di Sense Karaoke, ditemukan sejumlah pil ekstasi dan sabu yang sudah dibagi dalam kantong plastik kecil. Surat yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyebut, Exotic dan Sense diberi waktu lima hari untuk menutup usahanya secara mandiri. Waktu itu terhitung dari tanggal dikirimnya surat hingga Rabu, 18 April 2018.

"Lima hari kita kasih waktu, dari hari Rabu," kata Kepala Dinas DPMPTSP Edy Junaedi saat dikonfirmasi, Jakarta Pusat, Jumat 13 April 2018.

Bila melebihi dari waktu tersebut, penutupan akan dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal ini juga pernah berlaku pada Hotel Alexis.


(AGA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA