DKI Lepas Tangan soal Gaji Supeltas

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 31 Aug 2017 13:27 WIB
sukarelawan lalu lintas
DKI Lepas Tangan soal Gaji Supeltas
Gubernur DKI Djarot Saiful Hdayat. Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak mau menggaji Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas). Anggaran untuk honor Supeltas tak ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"Tapi pada prinsipnya bahwa tidak tersedia anggaran di dalam APBD untuk menggaji Supeltas itu. Enggak ada," kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis 31 Agustus 2017.

Djarot menjelaskan, Pemprov DKI selama ini sudah menggunakan sistem electronic budgeting dalam penggunaan anggaran. Pengeluarannya pun sangat ketat.

Ia menegaskan, tak bisa tiba-tiba memasukkan anggaran untuk memberikan honor kepada Supeltas. "Makanya dari itu, sekali lagi mohon maaf kami tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk gaji itu (Supeltas)," tegas dia.

Pemberdayaan 'Pak Ogah' menjadi Supeltas ini dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Tujuannya, untuk membantu mengurai kemacetan di Jakarta.

Supeltas ini nantinya akan diberikan pelatihan oleh tiap-tiap Polres setempat. Sedianya, Supeltas diterjunkan pada Sabtu, 26 Agustus kemarin. Sayangnya, hal itu tertunda lantaran belum ada kejelasan mengenai anggaran honorarium untuk Supeltas.

Polda Metro hingga kini masih berharap Pemprov DKI mau memberikan honor kepada Supeltas. Jika tak bisa, jalan lain yang akan ditempuh ialah melalui anggaran dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin).


(MBM)

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

21 minutes Ago

PN Jakarta Selatan mengagendakan sidang perdana gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto pa…

BERITA LAINNYA