Sandiaga Ingin Ekonomi Jakarta Tembus 6,3 Persen Pada 2018

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 09 Jan 2018 07:06 WIB
pertumbuhan ekonomi
Sandiaga Ingin Ekonomi Jakarta Tembus 6,3 Persen Pada 2018
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: MTVN/Faisal.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diberi terget Bank Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ibu kota pada 2018. Untuk mencapai itu, Sandi akan menggenjot sektor jasa dan investasi.

"Pertumbuhan ekonomi di DKI diharapkan mencapai 6,31 persen di 2018. Dan ini merupakan tantangan, kita ingin tembus angka lebih tinggi," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 8 Januari 2018.

Sandiaga menjelaskan, sektor jasa menjadi salah satu andalan Pemprov untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi ibu kota. Terutama jasa transportasi dan pergudangan yang paling banyak menyedot dari sisi nilai ekonominya. Sehingga akan menciptakan investasi di sektor ini. Sementara di sektor investasi, Pemprov masih fokus pada pasar modal.

"Juga sektor yang selama ini memberi kontribusi sangat positif yaitu jasa keuangan, dari sisi permintaan yang akan mendorong dari segi investasi," ucap Sandi.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi diatas enam persen menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov DKI. Dari itu, selain dari faktor diatas sektor ekonomi berbasis digital dan kreatif salah satu akan dioptimalkan.

"Tantangan pada kita penciptaan lapangan pekerjaan berbasis ekonomi kreatif dan digital," ungkapnya. 

Untuk mencapai target tersebut, tentunya dibutuhkan regulasi dan birokrasi yang mendukung. Sandi menargetkan peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing business) Jakarta naik peringkat. Intervensinya melalui program kewirausahaan OKE-OCE.

"Penguatan itu untuk memulai usaha di 2018, ada diposisi 144 rankingnya harus diperbaiki secara signifikan," pungkas Sandi.


(DEN)

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

5 hours Ago

Hingga kini KPK masih fokus menuntaskan proses penyidikan kasus merintangi perkara korupsi KTP-…

BERITA LAINNYA