Provider Aplikasi Taksi Daring Harus Sosialisasi Permenhub 108/2017

M Sholahadhin Azhar    •    Senin, 06 Nov 2017 14:03 WIB
polemik taksi online
<i>Provider</i> Aplikasi Taksi Daring Harus Sosialisasi Permenhub 108/2017
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Provider aplikasi taksi daring diminta turun tangan menyosialisasikan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Sebab, peraturan yang mewajibkan uji kir itu belum sepenuhnya diketahui pengemudi taksi daring.

"Masih banyak yang enggak ngerti. Seharusnya perusahaan aplikasi berperan. Karena dengan notifikasi di aplikasi akan sangat mudah," kata Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Christiansen FW kepada Metrotvnews.com, Senin, 6 November 2017.

Pengemudi taksi daring diwajibkan menjalankan uji kir atau pemeriksaan kendaraan dalam tiga bulan ke depan sejak 1 November. Cris melihat belum ada imbauan secara konkret dari provider taksi terkait hal ini.

Menurut dia, hanya Grab Taxi yang telah mengeluarkan pemberitahuan kepada pengemudinya. Namun, belum secara teknis.

Baca: Grab Kesulitan Menguji KIR Armadanya di Daerah

Padahal, kata dia, sistem uji kir saat ini berbeda dengan terdahulu. Uji kir tak lagi meninggalkan bekas di mesin, sehingga tak berdampak pada harga jual dan asuransi.

"Tak ada edukasi, sehingga banyak driver yang menolak. Karena mereka pikir kir akan menghanguskam asuransi karena diketrik (dikikir)," ujar Cris.

Cris memastikan sekira 5.000 pengemudi yang tergabung dalam ADO tak akan menolak uji Kir ini. Sebab, para pengemudi telah disosialisasikan dan diberikan pemahaman interaktif.

"Kami selalu lakukan program sosialisasi ke grass root serta menggunakan WA (WhatsApp) grup dan FB (Facebook) grup untuk tanya jawab," tandasnya.

Sementara itu, Metrotvnews.com kini tengah menunggu klarifikasi imbauan dari provider taksi daring, seperti GoCar, Grab Taxi dan UberX.




(AZF)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA