Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Nur Azizah    •    Jumat, 28 Sep 2018 14:28 WIB
pemprov dkiapbd dki 2018
Penyerapan APBD DKI Masih Rendah
Sekda DKI Saefullah. Foto: Antara/Wahyu Putro.

Jakarta: Penyerapan APBD DKI Jakarta masih rendah, hingga hari ini baru 47% dari total APBD Rp77 triliun. Rendahnya serapan lantaran tidak ada pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
 
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya akan menggenjot penyerapan APBD dalam tiga bulan terakhir. Ia berencana mengadakan pertemuan dengan semua SKPD untuk mengetahui akar masalahnya.
 
"Saya akan tanya satu per satu, ini kenapa itu kenapa. Ada masalah apa sehingga tidak bisa jalan," kata Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 28 September 2018.
 
Untuk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, rendahnya penyerapan anggaran lantaran batalnya pembangunan tiga rumah susun. Ketiga rusun itu adalah Rusun Jalan Inspeksi BKT di Kelurahan Ujung Menteng, Rusun PIK Pulogadung, dan revitalisasi pembangunan Rusun Karang Anyar di Jakarta Pusat.
 
"Iya itu salah perencanaan. Mestinya multiyears sehingga tahun ini di Dinas Perumahan ada pembangunan," ujar dia
 
Sebelumnya, Fraksi PKS DKI Jakarta menyebut pembangunan Ibu Kota di zaman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lambat. Misalnya, pembangunan hunian DP Rp0 hingga rehabilitasi gedung sekolah.

Baca: Anies Diminta Percepat Penetapan Sejumlah Kadis

Anggota Fraksi PKS Dite Abimanyu menyampaikan, kondisi tersebut tidak sesuai dengan janji Anies yang menyebut akan meningkatkan penyerapan.
 
"Kondisi ini tentu kurang sejalan dengan semangat pemerintahan gubernur baru yang berjanji akan meningkatkan penyerapan anggaran. Sementara di sisi lain, banyak kegiatan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat namun perkembangannya sangat lambat," kata Dite saat membacakan pandangan fraksi di Rapat Paripurna, Jakarta, Rabu 26 September 2018.
 
Hingga saat ini, pembangunan unit rumah DP Rp0 baru berjalan di satu lokasi, yakni di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Proyek yang dibangun PD Pembangunan Sarana Jaya ditargetkan rampung pada Juli 2019.
 
Klapa Village akan memiliki 703 unit. Namun, sudah hampir setahun, skema pembiayaan DP nol rupiah belum juga dibentuk.
 


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA