Djarot: Sistem Pembayaran Masuk Ancol Kuno

Intan fauzi    •    Jumat, 15 Sep 2017 16:28 WIB
pembangunan jaya ancol
Djarot: Sistem Pembayaran Masuk Ancol Kuno
Pantai Indah Ancol menjadi lokasi favorit anak-anak saat berlibur ke Taman Impian Jaya Ancol. Foto: Metrotvnews.com/Lis Pratiwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menganggap sistem pembayaran masuk Ancol kuno. Sebab, saat ini masih menggunakan sistem tunai.

"Bagaimana ngitungnya? Bagaimana pertanggungjawabannya? Kan belum cashless. Dihitung pakai karcis, masih kuno. Iya enggak?" ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 15 September 2017.

Djarot menyarankan PT Pembangunan Jaya Ancol segera membenahi sistem tersebut. Sehingga, semua yang warga bayarkan itu transparan.

"Artinya, uang yang kami bayar tercatat dan terdaftar. Makanya, kita dorong semua pelayanan pakai cashless. Kecuali kalau masuk di wahana. Itu gampang kontrolnya," kata Djarot.

Baca: Pantai Ancol Masih Favorit

Djarot menyarankan biaya masuk Ancol digratiskan. Pengelola cukup menarik biaya parkir kendaraan dari pengunjung. Bagi pengunjung yang memakai kendaraan roda empat bisa dikenai biaya parkir lebih mahal.

"Pakai gate gitu, kontrolnya juga gampang," tuturnya.

Dengan cara seperti itu, lanjut Djarot, Pasar Seni Ancol bisa hidup. Namun, ia mengusulkan pula supaya pemanfaatannya dikontrol seperti Monas supaya tetap tertata.

"Sekarang masuk di Monas bayar enggak? Enggak. Tetapi, ketika Anda mau memanfaatkan fasilitas naik ke atas, pakai daftar, gitu dong. Supaya ramai. Dan dijaga betul keamanannya, kebersihannya. Kalau ada yang melanggar, sikat," papar Djarot.


(UWA)