BPN Prabowo-Sandi Sayangkan Tampang Boyolali Dipolitisasi

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 07 Nov 2018 01:28 WIB
pilpres 2019Prabowo-Sandi
BPN Prabowo-Sandi Sayangkan Tampang Boyolali Dipolitisasi
Dahnil Anzar Simanjutak/Medcom.id/Yona

Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyesalkan ucapan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali' dipolitisasi oleh sejumlah pihak. Isu diarahkan ke isu primordialisme dan rasialisme. 

"Pada prinsipnya kami sayangkan ada upaya politisasi statement Pak Prabowo terkait dengan tampang Boyolali itu," kata Juru Bicara Tim Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018. 

Dahnil menyayangkan, ucapan Prabowo yang awalnya dimaksudkan untuk mengakrabkan diri dengan masyarakat Boyolali justru ditafsirkan berlebihan. Hal ini bisa berbahaya jika isu ini digulirkan ke arah primordialisme dan rasialisme. 

"Ini berbahaya cara-cara seperti bahaya untuk kontestasi Pilpres 2019," ucapnya.  

Menurut Dahnil, statemet Prabowo sama sekali tidak memiliki pesan kebencian. Ia menduga ada pihak yang sengaja memotong video Prabowo saat berpidato di hadapan masyarakat Boyolali itu.  

"Politisasi seperti ini harus dihentikan kalau teman-teman ikuti rekaman yang utuh ada interaksi yang dalam antara Prabowo dengan audiens," pungkasnya. 

Baca: Klarifikasi Prabowo Soal Tampang Boyolali



(LDS)