Kontingen AARM Diminta Pertahankan Prestasi

Intan Yunelia    •    Rabu, 07 Nov 2018 06:22 WIB
tni ad
Kontingen AARM Diminta Pertahankan Prestasi
Foto: Istimewa

Jakarta: Kontingen TNI Angkatan Darat akan mengikuti lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) yang ke-28 pada 2018. Kasad Jenderal TNI, Mulyono, mengatakan agar para kontingen pertahankan prestasi dalam ajang AARM.

“Atas nama TNI Angkatan Darat, saya menaruh harapan besar kepada kalian untuk meneruskan tradisi prestasi sebagai juara umum dan melanjutkan dominasi kita di berbagai event lomba tembak internasional, termasuk AARM ini,” ujar Kasad Jenderal TNI, Mulyono dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Selasa 6 November 2018.

Tak lupa, ia mengucapkan selamat kepada para atlet penembak yang telah terpilih untuk mengikuti lomba tembak antar Angkatan Darat se negara ASEAN. Lomba tersebut bertempatan di Malaysia. AARM ini merupakan ajang tahunan Angkatan Darat negara ASEAN. Tak hanya sebagai ajang mempererat kerjasama antar militer, namun juga sebagai strategi diplomasi militer. 

AARM di Singapuran tahun lalu, tim tembak TNI menorehkan prestasi yang luar biasa dengan mencatat rekor trofi dan medali terbanyak dalam sejarah pelaksanaan AARM. Militer Indonesia berhasil meraih Sembilan trofi.

“Kesembilan trofi tersebut  diraih dengan perolehan 31 medali emas, 10 medali perak dan 10 medali perunggu. Prestasi ini jauh melampaui kontingen negara lain dan mengantarkan kontingen TNI AD kembali meraih juara umum ke-12 kalinya,” paparnya.

Dengan pencapaian tersebut TNI AD menunjukkan tekad, ketekunan yang sangat besar kepada Indonesia. Tentu prestasi ini merupakan kerja sama semua pihak termasuk rakyat Indonesia yang selalu mendukung TNI AD.

“Torehan rekor tersebut menjadi suatu trademark dan cerminan kemampuan prajurit TNI AD yang disegani di dunia internasional,” tuturnya.

Untuk mempertahankan prestasi tidaklah mudah. Kasad menyampaikan agar kontingen tak berbesar hati. TNI AD harus memiliki sikap, mental dan tekad yang kuat serta didukung dengan semangat juang yang tinggi.

“Ingat, negara peserta lainnya tentu tidak akan membiarkan kita terus mendominasi lomba. Mereka juga akan berusaha dengan sangat keras untuk merebut kehormatan yang kita raih tahun lalu,” pungkasnya.


(LDS)