Unitnya Disegel, Penghuni Rusun Lekas Bayar Tunggakan

Ilham wibowo    •    Rabu, 16 Aug 2017 19:01 WIB
rusunpenghuni rusunawa
Unitnya Disegel, Penghuni Rusun Lekas Bayar Tunggakan
Anak-anak bekas warga Bidara Cina bermain di halaman rumah susun Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jakarta Timur/ANTARA/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyegelan oleh pengelola unit Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jakarta Timur, cukup membuat beberapa penghuninya jera. Tunggakan sewa unit setelah berbulan-bulan akhirnya dibayar.

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Cibesel Septalina Purba mengaku kaget dengan jumlah tagihan sewa Rusun yang berkurang. Itu terjadi setelah dilakukan peringatan penyegelan pada 14 Agustus 2017. Peringatan yang isinya perintah mengemasi barang-barang itu berlaku selama tujuh hari. 

"Di sini penghuni Rusun yang boleh dibilang termiskin. Makanya saya kaget, sudah masuk ke rekening Rp320 juta setelah ada penyegelan," kata Septalina kepada Metrotvnews.com, Rabu 16 Agustus 2017. 

Menurut Lina, total tunggakan yang semula tercatat Rp1,3 miliar berubah menjadi sekira Rp1 miliar setelah empat hari peringatan segel itu. Ia pun optimis para penghuni lainnya yang menunggak akan lekas melalukan pembayaran. Sebab, pengusiran penghuni secara paksa akan dilakukan pada Jumat 20 Agustus 2017. 

"Kadang memang kami harus mengingatkan dengan cara tegas. Ternyata dia (penunggak sewa Rusun) juga malu ditempel surat penyegelan," ujarnya. 

Lina menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi bila jatuh tempo peringatan segel tidak diindahkan. Selain teguran bertahap yang dilakukan selama tiga bulan, mediasi dan rujukan solusi pun telah diberikan terhadap masing-masing penunggak Rusun. 

"Batas waktu peringatan sudah banyak. Setelah teguran segel, mau tidak mau sesuai aturan harus diusir ancamannya, kita gembok hari Jumat tanggal 20," kata Lina. 

Lina belum bisa menyampaikan berapa unit tunggakan Rusun yang telah terlunasi. Hingga saat ini, kata dia, teguran penyegelan telah dilakukan terhadap 115 unit dari 490 Rusun yang tersebar di lima Blok Rusun Cibesel itu.

"Sekarang tunggakan masih banyak untuk yang masih disegel hari ini. Kalau dia sudah bayar tunggakan segel langsung kami cabut," ucapnya. 



(DHI)