Instrumen Pendukung Wajib Dipenuhi untuk Mengurangi Kemacetan Jakarta

   •    Kamis, 10 Aug 2017 14:27 WIB
kemacetan lalu lintas
Instrumen Pendukung Wajib Dipenuhi untuk Mengurangi Kemacetan Jakarta
Ilustrasi. Meskipun telah ada larangan tapi sejumlah pengendara roda dua tetap nekat melintasi JLNT Casablanca tanpa menghiraukan keselamatan berkendara. (Foto: MI/ARYA MANGGALA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kehadiran Simpang Susun Semanggi dan Koridor 13 Transjakarta disebut akan mampu mengurai kepadatan kendaraan di Ibu Kota hingga 30 persen. Namun keberhasilan mengurai kemacetan ini masih perlu didukung oleh sejumlah faktor.

"Ada beberapa turunannya yang mesti ditunjang. Seperti yang sedang diusulkan, perluasan, pembatasan ganjil genap, dan pembatasan sepeda motor yang masuk ke kawasan itu," ujar Pengamat Tata Kota Nirwono Joga, dalam Metro Siang, Kamis 10 Agustus 2017.

Khusus di koridor 13 Transjakarta yang telah diujicoba, Nirwono mengatakan kelemahan di jalur tersebut ada pada operasional halte. Di mana 12 halte yang sudah dibangun baru 3 halte yang dioperasikan.

Selain itu infrastruktur penunjang seperti lift atau eskalator juga belum tersedia. Lampu penerangan untuk malam hari dan akses bagi penumpang yang telah menggunakan Transjakarta koridor 13 untuk mencapai tujuan.

"Lifr dan eskalator kan masih dalam tahap lelang sehingga sampai Agustus ini tidak akan terkejar untuk mempercepat infrastruktur. Tetapi memang idealnya sampai Oktober semua halte (seharusnya) sudah bisa difungsikan," kata Norwono.

Sementara itu di Simpang Susun Semanggi, Nirwono menyoroti paling tidak ada dua kendala yang harus segera dicarikan solusi oleh pemerintah. Pertama adalah papan penunjuk yang lebih jelas sehingga insiden pengendara tersesat di jembatan itu tak kembali terulang.

Keberhasilan operasional Simpang Susun Semanggi juga harus didukung perangkat pendukungnya. Seperti pembatasan kendaraan bermotor hingga ke Bundaran Senayan dan menaikkan tarif parkir. Semakin mahal tarif, akan semakin membatasi kendaraan pribadi masuk ke kawasan itu.

Kemudian, kata Nirwono, jangan lupa bahwa pembangunan Simpang Susun Semanggi dan koridor 13 Transjakarta bertujuan agar orang beralih ke angkutan umum. Sehingga operasional kedua jalur itu bisa optimal.

"Kalau suatu saat semuanya ini terbangun, maka 30-40 persen kemacetan di pusat kota akan berkurang," jelasnya.




(MEL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA