Dompet Dhuafa Bantu Pasok Air Bersih di Pulau Panggang

Eko Nordiansyah    •    Minggu, 19 Mar 2017 12:52 WIB
air bersih
Dompet Dhuafa Bantu Pasok Air Bersih di Pulau Panggang
Ahmad Sodik, penanggung jawab program PAH di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Foto: MTVN/Eko Nordiansyah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dompet Dhuafa membangun pemanenan air hujan (PAH) sebagai solusi memenuhi air bersih di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Di lokasi ini, warga sehari-harinya lebih banyak menggunakan air sumur yang terasa asin.

Ahmad Sodik, penanggung jawab program PAH di Pulau Panggang, mengatakan, sumber air yang digunakan adalah air hujan. Dari penampungan itu nantinya air akan difilterisasi kemudian baru bisa digunakan.

"Tangki pertama langsung menadah air hujan dari genteng. Kemudian luapannya ditampung lagi di tangki utama, baru kemudian difilter dan ditampung di tangki ketiga," ujar Sodik di Pulau Panggang, Jakarta, Minggu 19 Maret 2017.

Dia menambahkan, selama ini warga sudah biasa memanfaatkan air hujan. Namun, penampungan yang dilakukan masih secara manual dengan mengendapkan agar air hujan menjadi air bersih yang siap digunakan.

Sementara itu, filterisasi yang digunakan dalam PAH melalui empat tahap. Sodik menyebut penyaringan air lambat berupa ijuk, karbon aktif, pecahan bata, busa dakron, dan batu zeolit.

Baca: ?Warga Pulau Panggang Keluhkan Sulitnya Air Bersih

Sayangnya, sejumlah kendala dihadapi dalam proses pembangunan PAH oleh Dompet Dhuafa. Hal ini terutama soal minimnya lahan untuk tangki PAH karena mayoritas lahan sudah digunakan oleh masyarakat.

"Karena di daerah ini sudah padat penduduk sehingga lahan yang lebih besar agak susah. Selain itu biaya yang dikeluarkan juga lebih mahal 25 persen dari biaya yang biasa dikeluarkan," jelas dia.

Kini PAH baru dibangun di dua lokasi yaitu, RT 03 dan RT 05. Dengan kapasitas tangki kecil sebesar 300 liter serta dua tangki besar berkapasitas 1.050 liter, warga harus bergiliran dalam menggunakan fasilitas tersebut.




(OGI)