Pendatang Baru DKI Diperkirakan 72 Ribu Orang

Nur Azizah    •    Senin, 11 Jun 2018 15:19 WIB
urbanisasi
Pendatang Baru DKI Diperkirakan 72 Ribu Orang
Ilustrasi--pemudik tiba di Stasiun Gambir--Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang baru yang masuk ke Ibu Kota mengalami peningkatan sebanyak dua persen. Berdasarkan catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, jumlah pendatang baru tahun 2017 sekitar 70.752 orang.

Tahun ini diperkirakan akan bertambah sekitar 1.415 orang menjadi 72.167 orang. Kepala Dinas Dukcapil DKI Edison Sianturi mengatakan pertambahan jumlah pendatang baru terjadi karena dua faktor.

"Pertama, karena adanya dampak dari arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Kedua, faktor dimulainya tahun ajaran baru di dunia pendidikan," kata Edison saat dihubungi, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.

Baca: Kata Warga Jakarta soal Pendatang Baru

Edi menyampaikan pendatang baru selalu bertambah setiap tahunnya. Apalagi tahun ini Lebaran berbarengan dengan masuk tahun ajaran baru.

"Jadi setiap tahun ajaran baru, dari daerah selalu banyak datang ke Jakarta untuk bersekolah,” ungkapnya.

Kendati begitu, Edison tak bisa melarang siapa pun untuk datang ke Jakarta. Pasalnya, Jakarta adalah Ibu Kota yang terbuka untuk siapa pun.

“Mereka kan rakyat Indonesia juga. Jadi tidak bisa kita larang datang ke Jakarta. Jangan membuat mereka menjadi sebuah persoalan,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sempat mengatakan hal yang sama. Ia tak melarang warga lain datang dan menetap di Ibu Kota. Jakarta dibuka selebar-lebarnya untuk mereka yang ingin mengadu nasib.

Namun, Anies meminta warga pendatang untuk mematuhi aturan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Mereka harus melaporkan identitasnya.

"Jadi pas arus balik nanti kita pastikan bahwa ada pendataan yang benar. Ikuti aturan yang ada. Jadi kita menghargai hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan di mana pun termasuk di Jakarta," kata Anies di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu, 6 Juni 2018.

Mantan Menteri Pendidikan ini pun meminta Disdukcapil untuk bersiap mengantisipasi pendataan dan pembinaan kepada pendatang baru. Ia juga minta seluruh aturan di bidang pencatatan sipil juga harus disosialisasikan dengan baik.

"Jangan lewatkan koordinasi dengan SKPD terkait dan tegakkan semua peraturan daerah tanpa pandang bulu," kata Anies.


(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA