Full Day School Paling Berdampak di SMA

Ilham wibowo    •    Senin, 19 Jun 2017 13:36 WIB
pendidikan
Full Day School Paling Berdampak di SMA
Ilustrasi. Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana pemerintah menerapkan aturan sekolah lima hari dalam seminggu akan berdampak pada sekolah menengah atas (SMA). Sebab, praktikum siswa SMA lebih banyak dilakukan di kelas.
 
Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susie Nurhati mengatakan, perubahan model belajar dengan menerapkan metode pembinaan karakter akan terasa berbeda di SMA dibanding SMK. "Siswa SMK cenderung ada pelatihan di luar kelas. Kalau SD malah lebih banyak kegiatan pengembangan karakter," kata Susie kepada Metrotvnews.com, Senin 19 Juni 2017.
 
Susie mengatakan, DKI Jakarta siap dengan perubahan metode belajar, pembinaan karakter 70 persen ilmu pengetahuan 30 persen. Menurut Susie, program baru tersebut mudah diterapkan. Sebab, seluruh sekolah di Ibu Kota sudah lama menerapkan sekolah lima hari serta delapan jam kegiatan belajar dalam satu hari.
 
"Pengajar tidak melulu di ruang kelas tapi bisa berinovasi dengan kokurikuler," ujarnya.
 
Susie mengatakan, kokurikuler akan disesuaikan dengan problematika di Ibu Kota seperti masalah banjir, kemacetan dan pencemaran lingkungan akibat sampah. Perubahan metode pembelajaran tersebut akan dipetakan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di tiap sekolah.
 
"RPP seperti mengamati daur air, siswa harus perhatikan sungai rusak di sekitar sekolah. Artinya pembelajaran itu lebih realistis, faktual, dan kontekstual dengan keadaan di lapangan," paparnya.
 
Penerapan metode kokurikuler tersebut sudah diterapkan di sekolah percontohan SMAN 8 Jakarta. Ke depan, tenaga pengajar di seluruh sekolah akan menerapkan metode serupa.
 
"Metode pembelajaran tidak dilakukan secara klasik di kelas. Kita lakukan penguatan terutama sosialisasi kepada tenaga pengajar," kata Susie.
 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Pasal 2 peraturan itu menyatakan hari sekolah dilaksanakan 8 jam dalam sehari atau 40 jam selama 5 hari.
 
 


(FZN)