Pemprov Siap Hadapi Spekulan Bahan Pokok

Yanurisa Ananta    •    Kamis, 18 May 2017 08:56 WIB
ramadan 2017
Pemprov Siap Hadapi Spekulan Bahan Pokok
Sejumlah pekerja menata gula di gudang untuk memenuhi kebutuhan pokok jelang dan selama Ramadan. Foto: Antara/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menghadapi spekulan bahan pokok. Stok kebutuhan pokok di Ibu Kota dijamin lebih dari cukup selama Ramadan.
 
Pengelola Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), PT Food Station Tjipinang Jaya, menyiapkan stok beras 38 ribu ton untuk persiapan Ramadan. Jumlah itu digadang cukup memenuhi kebutuhan pangan warga Jakarta. Selain itu ada 100 ribu ton pasokan dari Perum Bulog.
 
"Kami sudah menyiapkan beras 38 ribu ton di gudang milik kami. Kami tanya kepada pedagang mereka bilang jaminannya sangat aman. Ditambah juga oleh bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Bulog," ujar Direktur Utana PT Food Station Arief Prasetyo Adi, di PIBC Jakarta Timur, dikutip dari Media Indonesia, Kamis 18 Mei 2017.
 
Pihaknya juga menyiapkan gula sebanyak 1.000 ton dan telur sebanyak 1.000 ton. Komoditas itu dipasarkan PD Pasar Jaya di Jakarta Great Sale, ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), dan halte bus TransJakarta.
 
Food Station juga menyiapkan pasokan minyak sebanyak 1,5 juta liter dengan harga Rp11 ribu per liter. Harga eceran tertinggi itu sudah ditetapkan Kementerian Perdagangan.
 
Untuk PD Dharma Jaya, mereka memiliki cadangan daging beku dengan varian harga mulai Rp77 ribu, Rp85 ribu, hingga Rp89 ribu. Daging-daging itu juga siap didistribusikan kepada konsumen secara langsung melalui website.
 
"Paha depan dan belakang dibanderol Rp99 ribu dan Rp99.500 per kg. Bisa dibeli melalui website kami. Bebas ongkos kirim jika pembelian di atas Rp200 ribu," jelas Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusumajati.
 
Distribusi juga digencarkan melalui 153 pasar milik PD Pasar Jaya. PD Pasar Jaya akan menggandeng PT TransJakarta untuk menjual bahan pangan murah di 50 halte dari 230 halte bus TransJakarta. Operasi pasar itu akan digelar mulai pukul 16.00 hingga pukul 19.00 di bulan Ramadan.
 
"Bisa kita tambah hingga pukul 20.00 jika permintaan banyak," kata Direktur Utama PT Trans-Jakarta Budi Kaliwono.
 
Persiapan itu dinilai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jakarta Donny P Joewono sangat penting. Kebutuhan bahan pokok saat Ramadan cenderung meningkat 10%-15%.
 
"Jika tidak dikendalikan, inflasi bisa tinggi dan itu merisaukan. Proyeksi optimal kami jika inflasi hanya 0,8%-0,7%, artinya Jakarta berhasil menyediakan bahan pangan," ujar Donny.
 


(FZN)

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

34 minutes Ago

KPK menyatakan telah mengantongi bukti baru dari tersangka kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto.

BERITA LAINNYA