Sopir TransJakarta Koridor 13 Keluhkan Penerangan Jalan

Nur Azizah    •    Rabu, 11 Oct 2017 12:45 WIB
transjakarta
Sopir TransJakarta Koridor 13 Keluhkan Penerangan Jalan
Jalur TransJakarta Ciledug-Tendean minim penerangan - MTVN/Nur Azizah,

Metrotvnews.com, Jakarta: Sudah hampir dua bulan beroperasi, TransJakarta Koridor 13 belum juga dilengkapi lampu penerangan jalan. Hanya ada beberapa lampu dari 300 titik.

Sejumlah pengemudi TransJakarta koridor 13 mengeluh soal kondisi tersebut. Sebab, mereka harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur setinggi 23 meter itu.

"Pandangan kita kan terbatas ya kalau malam hari. Enggak leluasa melihatnya. Jadi harus ekstra hati-hati banget. Ya siang pun kita juga harus tetap hati-hati," kata Dwi Haryono, salah satu pengemudi TransJakarta koridor 13 kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.

Untuk menjaga keselamatan penumpang, Dwi selalu patuh dengan aturan. Dia tidak pernah memacu kendaraannya lebih dari 40 kilometer per jam.

"Kita ikutin aturan saja biar semuanya selamat. Apalagi kan malam, belum ada lampu ya," ujar dia.

Pria yang sudah satu tahun menjadi pengemudi TransJakarta ini mengaku tak khawatir melintasi jalur Tendean-Ciledug itu. Meski mengendarai di atas ketinggian, dia tak pernah merasa goyang pada armadanya.

"Kalau goyang enggak ada. Yang jadi masalah ya cuma penerangan saja sih. Sama kalau siang itu silau banget kan. Sementara kita enggak boleh pakai kacamata (hitam). Jadi ganggu banget," cerita Dwi.


Dwi Haryono pengemudi TransJakarta koridor 13 - MTVN/Nur Azizah 


(Baca juga: Penumpang Koridor 13 TransJakarta Mencapai 10.500 Orang per Hari)

Sopir lainnya, Raswari juga sempat mengalami kesulitan seperti Dwi. Namun, sekarang Raswari sudah terbiasa dengan lalu lintas malam.

"Memang gelap kalau malem, enggak ada lampu. Tapi untung lampu besar dari mobil terang. Terbantu lah kita," kata Raswari.

Selama ini, Raswari tak merasakan kendala yang berarti. Sebab, lampu mata kucing yang terpasang pada marka jalan terlihat jelas.

"Jadi enggak terlalu masalah sih dan enggak khawatir. Kalau seluruhnya enggak ada baru bisa berbahaya," pungkas dia.

TransJakarta rute Ciledug-Tendean mulai resmi beroperasi pada Senin, 14 Agustus 2017. Rute sepanjang 9,3 kilometer ini memiliki 12 halte, yakni halte Adam Malik, JORR W2, Swadarma, Cipulir, Seskoal, Kebayoran Lama, Velbak, Mayestik, CSW, Tirtayasa, Rawa Barat dan Tendean.






(REN)