Gedung Tinggi di Jakarta Hindari Pajak atas Pengunaan Air Tanah

M Sholahadhin Azhar    •    Senin, 12 Mar 2018 23:19 WIB
pajak daerah
Gedung Tinggi di Jakarta Hindari Pajak atas Pengunaan Air Tanah
Gambaran gedung tinggi di Ibu Kota. MI/Immanuel Antonius

Jakarta: Sumur air tanah di gedung-gedung tinggi Ibu Kota jadi sorotan. Ada indikasi penghindaran pajak dan pencurian air yang dilakukan pengelola gedung pencakar langit. 

Dugaan tersebut ditemukan saat Pemprov DKI menyidak pengelolaan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat.

"Titik sumur itu tidak boleh jauh dari posisi meter yang terpasang, dan di sini (Hotel Sari Pan Pacific) itu terjadi kurang lebih hampir 20 meter. Jadi itu sudah menyalahi ketentuan," kata Perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Edi Ramlan di Jakarta Pusat, Senin, 12 Maret 2018.

Pembuatan sumur air tanah di hotel tersebut dikategorikan sebagai sumur letter T, sebab pengambilan air berada jauh dari titik yang ditentukan. Letak yang berjauhan tersebut menyebabkan pengambilan air itu tak bisa diukur dan otomatis tak dikenakan pajak. 

"Jadi letter T ini memungkinkan mengambil air tanpa meteran karena memang terlalu jauh. Jadi kalau itu mendekati akan terlihat," imbuh Edi.

Dugaan adanya skema pencurian air semakin pun muncul lantaran tak ada bak meter air di sekitar sumur. Seharusnya pihak hotel menyediakan bak meter guna mengukur kapasitas air yang diambil. 

"Jadi secara terbuka harus disiapkan bak meter air untuk penggantian meter air maupun pengecekan-pengecekan dari petugas," tutur dia.

Selain itu, pengelola hotel tak bisa memperlihatkan secara jelas terkait izin pemanfaatan air tanah. Apakah izin sudah diperpanjang atau belum, sebab masa aktif perizinan pemanfaatan air tanah di hotel itu hanya sampai 2013 saja.

"Kalau melihat yang disampaikan tadi itu sampai 2013. Harusnya tiga tahun," tandas dia.

Seperti diketahui, Pemprov DKI gencar menyidak gedung-gedung pencakar langit di DKI. Pasalnya banyak bangunan dengan kategori itu, tak menaati aturan soal pengelolaan air dan limbah. Adapun langkah sidak yang dilakukan diindikasikan sebagai upaya Pemprov DKI yang ingin mengejar pajak dari pemanfaatan air tanah.


(SCI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA