Proyek Waduk Brigif Mangkrak

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 18 Oct 2016 15:40 WIB
banjir jakarta
Proyek Waduk Brigif Mangkrak
Empat unit ekskavator yang digunakan untuk mengeruk proyek Waduk Brigif. (Foto: Metrotvnews.com/Whisnu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Proyek pembagunan Waduk Brigif, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mangkrak. Padahal, kolam seluas 11 hektare yang digagas sejak pemerintahan Gubernur Sutiyoso itu sedianya difungsikan sebagai penampung air di Jakarta Selatan.

Pantauan Metrotvnews.com, empat unit ekskavator di Waduk Brigif  di Jalan Haji Aselih RT/16 RW/01 Cipedak, Jakarta Selatan, dibiarkan nganggur. Proyek sepi aktivitas.

Usman, 57, warga sekitar, mengatakan, sudah sekitar empat bulan tidak ada aktivitas pengerukan di Waduk Brigif. "Sudah lama enggak dikeruk," kata Usman kepada Metrotvnews.com, Selasa (18/10/2016).

Menurut Usman, proyek Waduk Brigif mangkrak karena masih ada sejumlah lahan milik warga yang belum dibebaskan Pemprov DKI Jakarta. Warga mau proyek tak dilanjutkan sebelum proses pembayaran ganti rugi rampung. "Warga minta dibayarkan dulu."

Bukan itu saja persoalannya. Usman mengatakan, sejak ada pengerukan, air tanah warga di sekitar waduk pun jadi keruh. Dia berharap Pemprov DKI menemukan solusinya.

Dinas Tata Air DKI Jakarta, pada tahun ini, rencananya memaksimalkan fungsi tiga waduk besar di Jakarta Selatan. Waduk untuk meredam banjir. Tiga waduk tersebut masing-masing Waduk Rawaminyak, Jagakarsa, dan Waduk Brigif.


(MEL)