Sistem Ganjil Genap Tol Jagorawi dan Tangerang

BPTJ Siapkan 20 Bus Premium

Dhaifurrakhman Abas    •    Jumat, 13 Apr 2018 20:41 WIB
sistem ganjil genap
BPTJ Siapkan 20 Bus Premium
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Jakarta: Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bakal menyediakan bus premium bagi pengemudi yang terkena sistem ganjil-genap di Tol Jagorawi dan Tangerang. Sebanyak 20 bus disiapkan. 

"Ini tentunya kami sediakan untuk pengendara kendaraan pribadi yang hendak beralih menggunakan bus," ucap Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, saat jumpa pers, di Kantor Jasa Marga Pusat, Jakarta Timur, Jumat, 13 April 2018. 

Bambang menuturkan, bus jenis Premium Royal Trans itu akan disiapkan di area permukiman untuk memudahkan warga mencapai titik pemberangkatan. 

Masyarakat yang terdampak ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta bisa menggunakan bus melalui titik lokasi pemberangkatan di Perumahan Citra Raya, Alam Sutera; Villa Melati, BSD City dan Perumahan Banjar Raya. 

Sementara masyarakat yang terkena dampak ganjil genap di Tol Jagorawi bisa menggunakan bus melalui titik keberangkatan di Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Metland Transyogi, dan Cibubur Residence.

(Baca juga: Butuh Waktu Beralih ke Bus Premium)

Adapun, terkait tarif bus premium itu masih dikaji. Namun, dalam pembicaraan awal tarif bus bakal dikenakan harga Rp25 ribu. 

"Tarif Rp25 ribu untuk bus premium. Itu harganya belum fix dan masih bisa lebih murah lagi. Kayak di Cikampek saja awalnya Rp20 ribu tapi didiskon lagi," tukas dia. 

Sistem ganjil genap bakal diperluas ke ruas Tol Jagorawi dan Tol Tangerang-Jakarta. Uji coba bakal dimulai Senin, 16 April 2018.

Sistem ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta diberlakukan di Gerbang Tol Tangerang II dan Kunciran II. Sistem ini tak berlaku buat pengendara dari arah Jakarta ke Tangerang. 

Sedang di Tol Jagorawi, sistem ganjil genap diterapkan di Gerbang Tol Cibubur II. Kebijakan ini berlaku tiap pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB, Senin hingga Jumat kecuali hari libur. 

Bambang menegaskan kebijakan ini harus segera dilakukan. "Kami ingin menyampaikan bahwa kondisi jalan tol dan non tol sudah capai titik jenuh. Untuk itu pemerintah akan hadir terhadap permasalahan kemacetan di Jakarta," pungkas dia. 

(Baca juga: H+9 Ganjil Genap, Penumpang Bus Premium Mencapai 400 orang Per Hari)




(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA