Ribuan Pelanggar Ganjil Genap Ditilang

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 07 Aug 2018 15:27 WIB
asian games 2018sistem ganjil genap
Ribuan Pelanggar Ganjil Genap Ditilang
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf

Jakarta: Polisi menilang sebanyak 6.548 pengendara yang terbukti melanggar perluasan ganjil genap. Mereka terjaring sejak perluasan ganjil genap diberlakukan, Rabu, 1 Agustus 2018.
 
"Berdasarkan data Subdit Gakkum, total penindakan tilang ganjil genap selama enam hari dari 1 hingga 6 Agustus 2018 mencapai 6.548 pelanggar," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf kepada Medcom.id, Selasa, 7 Agustus 2018.
 
Mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Jianma Korlantas Polri itu menyebutkan, penindakan pelanggaran dilakukan di sejumlah ruas jalan.
 
Sub Direktorat Penegakkan Hukum (Subdit Gakkum) menindak 1.121 pelanggar dengan menyita 536 SIM dan 289 STNK. Satuan Patroli dan Pengawalan (Sat Patwal) menindak 130 pelanggar dengan menyita 64 SIM dan 33 STNK. Satuan Penegakan Pengaturan (Sat Gatur) menindak 435 pelanggar dengan menyita 105 SIM dan 156 STNK.
 
Ada dua wilayah dengan kategori pelanggar paling banyak dan paling sedikit. "Pelanggar paling banyak di wilayah Jakarta Timur sebanyak 1.150. Sedangkan, paling sedikit di satuan wilayah Jakarta Barat 637 pelanggar," ujar dia.

(BacaPenumpang Transjakarta Meningkat saat Perluasan Ganjil Genap) 

Meski demikian, dia menilai masyarakat telah memahami perluasan ganjil genap. Sebab, jumlah pelanggar terus berkurang.
 
"Jumlah pelanggar berkurang ya. Ini terlihat pada penilangan 4 Agustus lalu sebanyak 1.041. Namun, pada 5 Agustus hanya 754 pelanggar," ucap dia.
 
Yusuf mengakui perluasan sistem ganjil genap mampu mengurangi kemacetan. Namun, Yusuf belum bisa memastikan apakah kemacetan berpindah ke lokasi lain. "Itu nanti (bisa dikatakan) setelah evaluasi semua instansi," jelas dia.




(FZN)