DKI akan Pinjamkan 20 Unit Truk Sampah ke Daerah Penyangga

Yanurisa Ananta    •    Jumat, 17 Feb 2017 17:49 WIB
sampah jakarta
DKI akan Pinjamkan 20 Unit Truk Sampah ke Daerah Penyangga
Ilustrasi--Metrotvnews.com/Whisnu

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meneruskan kebijakan meminjamkan truk sampak ke daerah penyangga. Tahun ini Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan meminjamkan 20 unit truk sampah ke daerah penyangga.

Sebanyak 10 unit truk sampah akan dipinjamkan ke Kota Depok, 5 unit untuk Kota Bekasi dan 5 unit lainnya untuk Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali meminjamkan truk sampah.

Tahun lalu, DKI meminjamkan 50 unit truk sampah ke Kota Bekasi. Diharapkan dengan meminjamkan truk sampah persoalan sampah di daerah penyangga tidak berimbas banyak ke Ibu Kota.

"Kondisi 20 unit truk sampah tahun pengadaan 2013 kondisinya masih baik dan layak beroperasi. Peminjaman ini akan menjamin pengelolaan sampah di Ibu Kota dan sekitarnya semakin baik," kata Isnawa, Jumat 17 Februari 2017.

Perjanjian pinjam pakai ini beralaskan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Waktu peminjaman lima tahun dan dapat diperpanjang satu kali.

Selama masa pinjam, daerah penyangga tidak perlu membayar apa pun. Hanya peminjam dapat mengoperasikan dan melakukan perawatan atas truk sampah tersebut.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ali Maulana mengatakan DKI akan meregenerasi truk sampah dengan truk tertutup (compactor). Peminjaman itu seiring rencana regenerasi tersebut.

Tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup menganggarkan Rp100 miliar untuk pengadaan 75 unit truk sampah compactor. Ukuran masing-masing berkapasitas 10 meter kubik, dan 15 meter kubik.

"Truk yang ada sekarang sebanyak 1.200 unit dengan total 91 unit truk compaktor. Itu sudah ideal dan kami mau melakukan peremajaan pengadaan truk baru. Karena sudah banyak yang rusak yang tahun pengadaannya tahun 2012 atau 2013," tandas Ali.

Pihaknya mengharapkan kerja sama dalam pengelolaan sampah tidak berhenti pada pinjam dan pakai. Ke depan DKI akan bekerja sama dengan daerah penyangga untuk memasang penyaring atau sekat pada aliran sungai. Agar sampah tidak memasuki aliran sungai.

"Kita akan kerja sama di perbatasan dengan pemasangan jaring-jaring dengan dilengkapi eskavator sebagai sarana pendukung," jelas Ali.

Pembicaraan teknis terkait kerja sama itu telah dibicarakan oleh pejabat daerah penyangga. Nantinya, daerah penyangga harus mengajukan proposal berisi rincian teknis, termasuk lokasi pemasangan jaring dan kebutuhan lainnya.


(YDH)

KPK Pertimbangan <i>Second Opinion</i> Soal Setnov

KPK Pertimbangan Second Opinion Soal Setnov

3 hours Ago

KPK masih mempertimbangkan keterangan dokter atau pihak IDI terkait perawatan kesehatan yang se…

BERITA LAINNYA