Polisi Minta Buruh Jadwal Ulang Aksi Unjuk Rasa

Arga sumantri    •    Selasa, 29 Nov 2016 16:32 WIB
demo buruh
Polisi Minta Buruh Jadwal Ulang Aksi Unjuk Rasa
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana. Foto: MTVN/Arga sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi minta buruh menjadwal ulang aksi unjuk rasa 2 Desember. Polisi khawatir aksi di luar agenda Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ditunggangi kelompok lain.
 
"Silakan Anda (buruh) menyampaikan pendapat. Tapi, kalau bisa diundur jangan 2 Desember. Karena kami sedang ada kegiatan cukup besar yang membutuhkan konsentrasi khusus," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/11/2016).
 
Polisi, kata Suntana, hanya mewanti-wanti. Polisi khawatir aksi di luar GNPF MUI rentan ditunggangi dengan tujuan negatif. "Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan, seperti provokasi," ujar Suntana.
 
Polisi mengimbau unjuk rasa di luar aksi GNPF MUI digelar di lain hari. Polisi siap mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa, kapan pun. "Kami amankan sesuai dengan tugas kami, bidang kepolisian," kata Suntana.
 
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memastikan bakal turun pada 2 Desember. Mereka punya misi yang sama dengan GNPF MUI, mendesak Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama ditahan. Tapi, mereka tak bakal bergabung dengan GNPF MUI di Monas.
 
Tema besar buruh adalah menuntut perbaikan kesejahteraan. Mereka menjadikan kawasan Patung Kuda dan Balai Kota DKI sebagai titik kumpul. Setelah itu, mereka berencana long march menuju Istana Negara untuk berorasi.
 
Ketua KSPI Said Iqbal meminta buruh diperlakukan sama dengan GNPF MUI. Said minta polisi tidak coba menghalangi rencana unjuk rasa buruh.


(FZN)