Polda Metro Usulkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Thamrin

Deny Irwanto    •    Rabu, 10 Jan 2018 11:27 WIB
pembatasan sepeda motor
Polda Metro Usulkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Thamrin
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra - Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengaku sudah menyiapkan sejumlah pilihan terkait pencabutan larangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin. Salah satunya kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor. 

"Saran kami kepada gubernur ke depan, sebelum dicabut dalam waktu dekat ini tentunya harus dikeluarkan peraturan gubernur yang baru untuk membatasi sepeda motor, sama halnya dengan roda empat yaitu ganjil genap," kata Halim di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2018.

Halim menyebut pembatasan sepeda motor di ruas Jalan MH Thamrin bisa mengurangi padatnya kendaraan. Meski, kata dia, kebijakan pelarangan sepeda motor lebih efektif. 

"Itu yang kita harapkan dari gubernur untuk mengeluarkan lagi peraturan gubernur yang baru," tutur Halim.

Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor di kawasan jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Dalam putusannya, MA berpendapat pergub itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

(Baca juga: Dirlantas tak Sepakat Larangan Motor di Thamrin Dicabut)

Regulasi itu juga dinilai tak sesuai dengan Pasal 133 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, Pasal 11 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Pasal 5 dan 6 UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. 

"Pergub Nomor 141 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Daerah  Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata Hakim MA Irfan Fachrudin, dikutip dari salinan putusannya, Senin, 8 Januari.

(Baca juga: Pencabutan Larangan Motor di Thamrin Dinilai Memecut Pembangunan)
 


(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA